Doa Bersama PWI bagi Almarhum Burhani Yunus

Doa Bersama PWI bagi Almarhum Burhani Yunus

Suarindonesia – Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar PWI Kalsel. Bagaimana tidak, Senin (24/12) siang, Ikatan Keluarga Wartawan (IKWI) yang sedianya menggelar peringatan Hari Ibu ditunda, dan diisi dengan acara doa bersama untuk wartawan senior, Burhani Yunus –yang dikenal nama akrab di kalangan wartawan dengan panggilan Abuk– meninggal dunia saat mengikuti kegiatan turnamen PWI antar Desk Wartawan.

Kegiatan doa bersama yang dihadiri , jajaran pengurus PWI di Sekretariat PWI Kalsel, Senin (24/12/2018) siang itu juga diikuti keluarga besar IKWI yang diawali sambutan selamat datang oleh Ketua PWI Kalsel H Zainal Helmi dan kemudian diceritakan kedekatan PWI dengan sosok Burhani Yunus yang kerap memperkuat Tim PWI Kalsel dalam acara turnamen futsal maupun bola pada acara Pekan Olah Raga Wartawan di manca daerah.

Bahkan, ujar Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi, kepergian Abuk dirasa sangat cepat. Karena, keluarga besar PWI Kalsel merasa sangat berduka atas kembalinya Abuk kepada Sang Khalik. “Seharusnya agenda hari ini kita acara ‘masak-masak’, namun karena PWI Kalsel masih berduka, acara kita ganti dengan doa bersama untuk almarhum,” ujar Helmi yang didampingi sekretaris PWI Kalsel Yusni Hardi.

Bahkan, ujar Ketua PWI yang akrab dengan almarhum, Abuk selain dikenal wartawan senior yang pernah menjadi rekannya saat masih sama-sama meliput di lapangan hingga menjadi tim kesebelasan dari main bola sampai futsal.

`Hingga menghembuskan napasnya yang terakhir pun, bersama-sama satu tim ikut Desk Wartawan Polresta padahal kami sama-sama tidak tahu kalau dia ikut gabung di sana,’’ ucap Helmi.

Karena itulah, PWI Kalsel memberikan bantuan sebesar Rp10 juta, untuk biaya pemakanan dan rumah sakit untuk almarhum. Terlepas dari itu, almarhum yang dikenal sosok yang energik dan tak pernah menyerah dalam mencapai keianginannya.

Demikian juga dalam pertemanan almarhum dikenal sangat baik .“Kita yang hadir di sini selain untuk mengenang perjalanan Abuk, juga mendoakannya agar mendapatkan tempat yang tebaik dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan,” ungkap Helmi dengan terbata-bata.

Bahkan sebagai wujud duka dan rasa kehilangan, pada acara lanjutan pertandingan futsal sempat dihentikan manaka pertandingan Desk Wartawan Pemko dengan Tim Kelabunya saat bertanding dengan Amuntai Balangan, yang dihentikan akan dilanjutkan Sabtu tanggal 29 nanrtinya.

Helmi menambahkan pada pertandingan nanti, semua pemain dan wartawan yang hadir akan memasang pita hitam di lengan sebagai tanda duka.

Sementara itu Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO), Yusnan mengatakan bahwa pertandingan yang sempat ditunda pada hari Sabtu tanggal 29 Desember 2018 untuk babak delapan besar yang dimulai pukul 10.00 WITA.

Sedangkan untuk babak final dan perebutan juara 3 dan 4 akan digelar pada hari Minggu tanggal 30 Desember 2018 dimulai pukul 13.00 WITA.

Ia pun mengungkapkan gelar pemain terbaik pada turnamen kali ini akan dianugerahkan kepada almarhum Abuk.

“Sebelum meninggal Abuk sudah cetak 8 gol. Dia pemain hebat dan kami telah memutuskan gelar pemain terbaik akan dianugerahkan untuk almarhum Abuk,” demikian Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO), Yusnan.(SU)

 211 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: