DISUNTIK VAKSIN Perdana Besok Walikota bnu Sina, Tim Pakar: Ingat! Ini Bukan Akhir Pandemi

- Penulis

Rabu, 13 Januari 2021 - 23:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina akan menjalani penyuntikkan perdana vaksin di wilayah Kota Banjarmasin pada Kamis (14/01/2021) pagi.

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Pusat yang menyerukan agar setiap Kepala Daerah untuk menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19.

Seperti diketahui. Presiden RI, Joko Widodo, telah menjalani penyuntikkan vaksin yang diharapkan menjadi salah satu jalan keluar untuk menyudahi pandemi Covid-9.

Sedangkan di Kota Banjarmasin sendiri, vaksinasi pertama akan dijalani oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, pada besok hari, Kamis (14/01/2021) pagi, di Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin.

Sehingga Ibnu Sina secara seremonial, akan menjadi orang pertama yang divaksin di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, sebelum Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menjadi prioritas.

“Saya siap lahir batin. Mohon dukungannya, kami bersama Forkopimda akan menjalani vaksin pertama. Semoga apa yang kita lakukan menjadi salah satu ikhtiar kita dalam menanggulangi wabah Covid-19 ini,” ucapnya pada awak media, di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Rabu (13/01/2021) pagi.

Menurutnya, keputusan untuk menjadi yang pertama di vaksin tersebut merupakan bagian dari contoh yang dimandat langsung dari Pemerintah Pusat untuk melakukan vaksinasi pertama.

“Apalagi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah keluar,” ujarnya.

orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai itu menambahkan, bersamaan dengan dirinya, saat penyuntikkan vaksin perdana besok nanti, juga ada 10 hingga 15 orang di antaranya yang dilibatkan untuk melakukan vaksinasi buatan Sinovac tersebut.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

“Pelaksanaan vaksinasi disosialisasikan pada unsur masyarakat, agar lebih memahami akan manfaat dari vaksin,” tutupnya.

Lantas, mengapa Kepala Daerah yang harus menjadi orang pertama penerima vaksin?

Tim Pakar Covid-19 dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin menjelaskan, suntik pertama vaksin Covid-19 kepada kepala daerah bisa membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap vaksin.

Hanya saja, ia menekankan bahwa yang paling penting adalah kehadiran kepala daerah dalam penanganan pandemi Covid-19 dalam bentuk kebijakan yang baik dan cepat, maupun dari sisi leadership penanganan pandeminya.

“Jangan sampai euforia dengan vaksin seolah pandemi akan selesai, sehingga penerapan protokol kesehatan dan 3T menjadi lemah. Termasuk mobilitas penduduk yang tidak dikendalikan,” ungkapnya pada awak media melalui pesan singkat.

Menurutnya, persoalan awal adalah buruknya komunikasi pemerintah kepada publik soal vaksin. Termasuk impor vaksin yang dilakukan saat hasil uji klinis tahap 3 belum ada, belum ada izin BPOM, dan sertifikasi halal dari MUI.

Namun, sekarang vaksin sudah dinyatakan halal oleh MUI dan BPOM juga sudah mengeluarkan izin darurat vaksin. Artinya vaksin secara teknis sudah memenuhi syarat.

“Itulah yang menimbulkan keraguan publik. Makanya kebijakan pemerintah harus dilakukan secara transparan dan terukur,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba
PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

Wamenham Mugiyanto saat diwawancara awak media usai Uji Publik RUU HAM di Samarinda, Senin (22/6/2026) malam. (Foto: Antara/A Rifandi)

Hukum

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:46

Jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tahun 1447 H / 2026 M saat mengikuti acara penyambutan di asrama haji di Kota Banjarbaru setelah tiba di tanah air, Senin (22/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:37

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Foto: Anadolu Agency)

Internasional

KEIR STARMER Mundur jadi PM Inggris

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca