SuarIndonesia – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, meninjau turun ke lokasi titik banjir di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (29/1/2025).
Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah guna meminimalkan dampak banjir dan meningkatkan efektivitas penanganannya ke depan.
Roy menyatakan pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang sejak lama dicanangkan sejak dirinya menjabat Sekdaprov Kasel, menjadi salah satu komponen penting dalam mitigasi bencana Banjir di Kabupaten Banjar.
Roy yang tau betul proses pembangunan Bendungan Riam Kiwa sejak perencanaan dan kajian menyebut bendungan tersebut hampir pasti dibangun.
“Tadi laporan dari Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan menyebutkan bahwa Bendungan Riam Kiwa mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 1,7 triliun.
Saat ini, kami masih menunggu persetujuan izin dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Mudah-mudahan proses ini dapat segera selesai, sehingga pelaksanaan dan penandatanganan kontrak bisa dilakukan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai, bendungan tersebut memiliki potensi untuk mereduksi banjir hingga 70 persen di wilayah Kabupaten Banjar.
“Mohon doa dan dukungannya agar pembangunan Bendungan Riam Kiwa bisa segera terlaksana.
Kami berharap proyek ini dapat dimulai tahun ini, sehingga dalam lima tahun ke depan, bendungan ini bisa selesai dan berfungsi optimal,” tambahnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















