SuarIndonesia- Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor meresmikan Jalan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Rabu (31/1/2024).
Akses penghubung baru ini memangkas rute dan waktu perjalanan masyarakat berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datu Kelampayan.
Jalan baru memudahkan masyarakat berziarah ke makam Datu Kelampayan.
Jalan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari menghubungkan enam desa di Kabupaten Banjar, yakni Desa Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah.
“Kalau dari Martapura biasa perlu waktu setengah jam baru sampai sini. Sekarang hanya 5 sampai 10 menit, karena jalannya lurus dan lebar sehingga perjalanan akan lebih cepat,” ucapnya.
Paman Birin, sapaan H Sahbirin Noor mengatakan penamaan jalan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini sebagai wujud nyata kecintaan kepada ulama dan mengenang jasanya atas penyebaran Islam di Bumi Lambung Mangkurat.
“Mudah-mudahan berkah, kita ingat bahwa hidup ini jangan lupa dengan sejarah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, mengatakan proses pengerjaan jalan baru ini dilaksanakan dalam tahun jamak 2022/2023 (multiyears) dengan total anggaran Rp50 miliar. Jalan baru menuju makam Datu Kelampayan ini berjarak 5,2 kilometer dengan lebar 20 meter.
“Jalan ini sudah lama ditunggu-tunggu dan dinantikan masyarakat. Jalan ini sebagai alternatif, atau sudah bisa dikatakan sebagai jalan utama untuk mempersingkat jaran dan waktu tempuh. Sudah kita ‘test ride’ sekitar 5 menit sampai sini,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















