DIPERPANJANG Sepekan Lagi, Sosialisasi Perwali 60

DIPERPANJANG Sepekan Lagi, Sosialisasi Perwali 60

SuarIndonesia – Penerapan Peraturan Walikota (Perwali) Banjarmasin Nomor 60 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi CoVID-19 kembali ditunda.

Seyogianya, Perwali yang dibuat sebagai dasar hukum penegakan disiplin protokol kesehatan di Banjarmasin itu mulai diterapkan hari ini, Jumat (21/08/2020). Menyusul berakhirnya tenggat waktu masa sosialisasi kemarin.

Tenggat waktu untuk masa sosialisasi hingga 20 Agustus itu sebelumnya disampaikan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina saat konferensi pers pada 12 Agustus. Bahkan, dua hari sesudahnya, tepatnya pada 14 Agustus, Ibnu melaunching sosialisasi Perwali di balai kota.

Di mana saat itu, barisan aparat gabungan terdiri TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertugas melaksanakan sosialisasi dirapatkan.

“Mulai 21 Agustus tidak ada toleransi lagi. Kami akan tegakkan peraturan beserta sanksi berupa teguran maupun denda yang sudah ada di Perwali ini,” ucap Ibnu usai launching sosialisasi.

Namun belakangan, rencana itu diubah. Pemko memutuskan untuk menunda penerapan Perwali dan memperpanjang masa sosialisasi hingga satu pekan mendatang. Penerapan bakal diberlakukan pada 28 September.

“Jangan sampai nanti masyarakat kaget. Makanya ini dievaluasi dan sepertinya ada waktu tambahan sepekan lagi,” beber Ibnu, kemarin.

Ibnu menjelaskan, perpanjangan masa sosialisasi ini juga atas pertimbangan menyusul adanya masukkan dari TNI-Polri agar sosialisasi yang sebelumnya dilakukan untuk dievaluasi terlebih dahulu apakah sudah berjalan efektif atau belum.

“Atas usulan Kapolda dan Danrem untuk kami mengevaluasi apakah betul sudah tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat,” katanya.

Pertimbangan lain, juga terkait program bagi-bagi sejuta masker yang hingga saat ini masih berjalan oleh Pemko. Dengan adanya waktu tambahan sepekan juga diharapkan jutaan masker itu bisa terbagi secara merata kepada warga.

“Dalam program satu juta masker apakah itu sudah terlaksana. Atau terbagi dengan baik sehingga kemudian tidak ada alasan masyarakat untuk tidak memakai masker,” imbuhnya.

Adapun Kepala Bidang Penertiban Umum (Katibum) Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Dani Matera mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih gencar melaksanakan sosialisasi Perwali.

Sosialisasi dilakukan dengan membagikan brosur di berbagai titik, dari tempat keramaian seperti pasar hingga pinggiran kota sambil membagikan masker kepada warga yang masih kedapatan tak mengenakannya.

“Saat ini tahapannya masih mensosialisasikan. Yang mana masker masih tersedia dibagikan. Mengingatkan dan menginformasikan dulu terkait Perwali ini,” ucapnya.

Dani mengakui, dari proses sosialisasi yang sudah dijalankan memang masih ada ditemukan warga yang kedapatan tak menerapkan protokol kesehatan. Khusus dalam hal penggunaan masker.(SU)

 209 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: