DIPERCEPAT Pelepasliaran Bekantan Dampak COVID-19

- Penulis

Rabu, 15 April 2020 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKSDA Kalsel dan SBI mempercepat pelepasliaran bekantan dan satwa liar lain.(Foto/ANTARA)

SuarIndonesia – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) mempercepat pelepasliaran bekantan dan satwa liar lain karena penerapan kebijakan untuk menanggulangi wabah COVID-19 menimbulkan beberapa kendala dalam perawatan bekantan di pusat rehabilitasi.

Empat bekantan yang menurut rencana semula dilepasliarkan bulan depan, pada Selasa (14/4) dilepaskan di kawasan konservasi Suaka Margasatwa Pulau Kaget, Kabupaten Barito Kuala, bersama empat burung yang terdiri atas burung pecuk ular, bangau tong tong, dan elang.

Kepala BKSDA Kalimantan Selatan Mahrus Aryadi di Banjarmasin, Rabu, dikutip dari ANTARA mengatakan, pelepasliaran satwa-satwa liar yang sudah menjalani rehabilitasi tersebut dipercepat karena stok pakan dan alat pelindung diri untuk petugas pusat rehabilitasi menipis sementara penyedia jasa pakan banyak yang tidak beroperasi akibat wabah.

“Banyak sektor kehidupan yang terdampak dari adanya pandemi virus dan kebijakan pemerintah ini, termasuk pusat rehabilitasi atau pusat penyelamatan satwa,” katanya.

Ketua SBI Amalia Rezeki mengatakan bahwa empat bekantan berusia delapan sampai 15 tahun yang dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Pulau Kaget sudah menjalani rehabilitasi selama hampir lima tahun.

Baca Juga :   RATUSAN PEMILIH di Banjarmasin Simulasikan Pencoblosan Pilkada, Seluruh Kalsel Disiapkan 7.344 TPS

Keempat bekantan itu dievakuasi dari empat daerah berbeda. Bekantan betina Mary dievakuasi dari Basirih, Banjarmasin; bekantan betina Julia dievakuasi dari Desa Sungai Kali, Barito Kuala; bekantan betina Dara dievakuasi dari kawasan Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru; dan bekantan jantan Wandi dievakuasi dari kawasan permukiman Kabupaten Banjar.

Bekantan-bekantan itu dievakuasi karena masuk ke permukiman warga dan sebagian terluka karena tertabrak kendaraan atau hanyut di sungai dalam perjalanan meninggalkan habitat yang rusak.

Amalia bersyukur bekantan-bekantan yang dievakuasi dalam keadaan terluka dan trauma itu akhirnya pulih dan bisa kembali ke habitat mereka di alam liar.

Dia berharap selanjutnya konflik antara satwa liar dan manusia akibat alih fungsi lahan, kebakaran hutan, dan perburuan liar makin berkurang.(ANT/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:45

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 April 2026 - 23:40

BPG MERATUS Gandeng BRL Jerman Manfaatkan Lahan Bekas Tambang

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:18

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhamad Muslim (kanan). (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Kalsel

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca