SuarIndonesia — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel terus memacu pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pesisir, yakni Jalan Lintas Tengah Pulau Laut Kabupaten Kotabaru sepanjang 95 kilometer.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib mengatakan pembangunan jalan lintas tersebut merupakan bagian dari visi besar Kalsel sebagai Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN) serta upaya membuka keterisolasian wilayah di Pulau Laut.
“Jalan ini menjadi proyek strategis karena selain menunjang konektivitas antarwilayah, juga akan terintegrasi dengan pembangunan Jembatan Pulau Laut,” kata Yasin saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Kamis (28/8/2025) melansir ANTARANews.
Yasin mengatakan total panjang jalan tersebut sekitar 95 kilometer yang dikerjakan secara bertahap melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Setelah meninjau proyek, Yasin mengatakan sempat menemui kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas yang menyampaikan progres pekerjaan sesuai jadwal, namun menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
“Kita meminta pelaksana proyek tetap antisipatif untuk percepatan target pembangunan, terutama menghadapi kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi. Salah satunya dengan mengoptimalkan peralatan dan sumber daya manusia,” kata Yasin.
Selain mendukung aksesibilitas masyarakat, Yasin menuturkan keberadaan jalan lintas ini mendorong pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pada sektor pertanian, pariwisata, dan industri lokal yang berkembang di Kotabaru maupun sekitarnya.
Yasin pun optimis jalan tersebut menjadi urat nadi pertumbuhan masyarakat di Kalsel yang bakal mulai terlihat pada penghujung 2025. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















