DIGITALISASI Pangkas Gap Pembelajaran Kota dan Desa

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 1 Cempaga di Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menerapkan digitalisasi pembelajaran beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Disdik Kalteng)

SMAN 1 Cempaga di Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menerapkan digitalisasi pembelajaran beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Disdik Kalteng)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoptimalkan digitalisasi dalam pelaksanaan belajar mengajar, untuk memangkas gap antara pembelajaran di sekolah yang berada di perdesaan dengan perkotaan.

“Kita mengoptimalkan digitalisasi pembelajaran. Melalui skema hybrid learning, guru yang berada di kota bisa mengajar secara interaktif hingga ke sekolah di pelosok,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Reza Prabowo di Palangka Raya, Selasa (2/12/2025).

Kondisi pembelajaran di perkotaan dengan perdesaan umumnya terdapat perbedaan, yakni biasanya di perkotaan cenderung lebih cepat dan lengkap yang ditunjang berbagai sarana pendukung maupun tenaga pendidik yang lebih mencukupi.

Reza mengakui distribusi guru saat ini masih belum merata. Menurutnya, jumlah guru di Kalteng sebenarnya sudah sangat mencukupi.

“Guru itu sebenarnya banyak. Guru kita ada lebih kurang sekitar 10 ribu. Logikanya siswa kita ada 97 ribu, jadi anggaplah satu orang guru mengajar 10 orang siswa kalau hitungan matematikanya,” tutur Reza dilansir dari AntaraNews.

Hanya saja kondisi di lapangan berbeda. Konsentrasi guru masih terpusat di wilayah perkotaan, sementara perdesaan masih kekurangan. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian pihaknya dan secara bertahap untuk bisa ditata kembali.

Baca Juga :   ALPIYA RAKHMAN Ajak Warga Reaktualisasi Nilai Gotong Royong Pancasila di Tengah Keberagaman

Sementara itu, dengan adanya dukungan digitalisasi pembelajaran ini, masalah kekurangan guru yang ada di sekolah-sekolah terpencil atau pelosok saat ini bisa diatasi dengan pembelajaran hybrid.

“Dia ngajar di kota, tapi dua layarnya, satu terkoneksi ke ujung Kalimantan Tengah dan interaktif,” ucap Reza.

Pihaknya menegaskan, kini sekolah-sekolah pelosok Kalteng telah mampu menerapkan digitalisasi pembelajaran dengan baik, lantaran secara bertahap pemprov telah melengkapi berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk merealisasikannya, mulai dari TV interaktif, perangkat internet serta lainnya.

Kini terbukti, guru maupun pelajar di Kalteng sekalipun berada di perdesaan, mampu menerapkan digitalisasi pembelajaran dengan baik. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SUNGAI KAPUAS MURUNG: Pria Diduga Tenggelam Ditemukan Mengapung
GUBERNUR AGUSTIAR: DAD Agar Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik
RATUSAN PRAJURIT Lulusan Terbaik Dididik di Mako Rindam XXII/TB Siap Memperkuat Keamanan-Pembangunan di Kalsel dan Kalteng
KASUS Dugaan Korupsi Zirkon, Kejati Kalteng Geledah Dua Kantor Dinas
BUPATI BALANGAN : Esensi Hari Kartini Terletak pada Semangat Perjuangan yang Tetap Relevan Menginspirasi hingga Kini
DIAJAK Saiful Arif Warisi Nilai Pejuang pada HUT Proklamasi Gubernur ALRI
FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya
BULBOPHYLLUM THIURUM Anggrek Baru Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:28

BPOM Telusuri 22 Merk OBA Berbahaya Hasil Pengawasan Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:17

KEMENHAJ Copot Penanda yang Dipasang KBIHU di Tenda Arafah

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:46

KASUS ANDRIE YUNUS: 4 Anggota TNI Hadapi Sidang Tuntutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:21

PRESIDEN PRABOWO: Laporkan Tindakan Aparat yang tak Sesuai Ketentuan

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:40

ANGGARAN MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun pada 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 23:40

AKP DEKY Diperiksa dan Resmi Dipecat! Diduga Jadi Beking-Terima Dana dari Jaringan Narkoba

Senin, 18 Mei 2026 - 22:39

KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kuota Haji Tambahan pada 2022

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:49

AKP BONAR Terancam Dipecat! Terlibat Jaringan Peredaran Narkotika

Berita Terbaru

Menyalurkan 24 ekor sapi kurban bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalsel Cabang Paringin di Lapangan Martasura, Paringin,  Kamis (21/5/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DISALURKAN Bupati Abdul Hadi 24 Ekor Sapi Kurban

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:50

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca