‘DICURI’ Pagar Dermaga Masjid Sultan Suriansyah

- Penulis

Senin, 15 November 2021 - 00:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Pagar yang seharusnya menjadi sebagai pembatas area aman bagi pengunjung atau warga sekitar di Dermaga Masjid Sultan Suriansyah sepertinya tidak lagi bisa berfungsi maksimal.

Pasalnya, puluhan anak pagar bermotif bunga berwarna kuning dengan corak hijau di bagian atas dan bawahnya yang terbuat dari kayu ulin itu hilang entah ke mana.

Bahkan, saking banyaknya anak pagar yang hilang, pagar dermaga yang lokasinya tepat berseberangan dengan Masjid Bersejarah di Kelurahan Kuin Utara itu terlihat kosong, dengan hanya menyisakan bagian penyangga atas dan bawahnya saja alias ompong.

Security Masjid Sultan Suriansyah, Bambang Suherman mengatakan, Bambang Suherman membeberkan, kondisi ompongnya pagar dermaga tersebut sudah berlangsung sejak setahun yang lalu.

Baca Juga

PUNCAK Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 495, Walikota dan Wawali Ziarah ke Makam Sultan Suriansyah

“Tapi dalam tiga bulan kebelakang ini tambah parah, soalnya banyak hilang,” ungkapnya saat ditemui awak media di sela tugasnya berjaga keamanan lingkungan masjid, Minggu (14/11/2021).

Ia menilai, banyaknya anak pagar yang hilang itu terjadi lantaran kayu penjepitnya yang sudah lapuk dan banyak terlepas. Sehingga banyak anak pagar mudah terlepas dari rangka utamanya.

“Hanya sekitar 20 batang (anak pagar) yang bisa kami selamatkan, sisanya entah hilang ke mana. Penyebabnya itu gara-gara penjepitnya hanya dibikin dengan kayu biasa, makanya cepat lapuk,” ujar pria yang akrab disapa Bambang itu.

Padahal menurutnya, usia pagar yang selesainya berbarengan dengan bangunan fisik dermaga tersebut masih bisa dibilang seumur jagung.

“Kira-kira belum dua tahun, soalnya dermaga ini selesainya dua bulan setelah acara Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah di tahun 2020,” ujarnya.

 

'DICURI' Pagar Dermaga Masjid Sultan Suriansyah (2)

 

Menurut lelaki berusia 48 tahun itu, kondisi pagar yang ompong seperti sekarang ini sangat membahayakan pengunjung dan terutama warga sekitar.

Pasalnya, kawasan dermaga yang tepat berada di tepi Sungai Kuin itu selalu ramai dikunjungi warga sekitar saat sore hari. Apalagi ketika memasuki akhir pekan.

“Takutnya ada anak-anak yang lepas dari pengawasan orangtuanya, tiba-tiba jatuh ke sungai gara-gara pagarnya banyak yang hilang,” ucapnya.

“Untungnya sampai sekarang kerusakan pagar ini belum memakan korban. Karena kita terus mengingatkan pengunjung untuk selalu berhati-hati dan jangan lengah jika berada di sekitar sana,” tambahnya.

Baca Juga :   INVESTASI di Kalsel Angka Rp 18,13 Triliun, Kotabaru -Tanah Bumbu dan Banjarmasin Penyubang Terbesar

Selain itu, menurutnya ompongnya pagar masjid tersebut juga merusak pemandangan. Apalagi tempat tersebut setiap harinya selalu dikunjungi oleh orang luar daerah yang berziarah ke Makam Sultan Suriansyah.

“Yang pasti, (kondisi) ini tidak enak dilihat, Apa tidak malu kelihatan pengunjung kalau pagar di dermaga seberang Masjid Sultan Suriansyah banyak yang hilang,” cetus Bambang.

Lantas, apakah kondisi pagar tersebut sudah sampai ke Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin?

Terkait hal itu, Bambang mengaku pihaknya sudah melaporkan keadaan pagar dermaga yang ompong itu. Namun sayang belum terlihat adanya tindak lanjut dari laporan tersebut dari Pemko Banjarmasin.

“Kita berharap pemerintah bisa sesegeranya memperbaiki kerusakan pagar ini demi kenyamanan bersama. Karena selain pagar, lapisan granit di sekitar sana juga banyak yang pecah,” tandasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Fudail. Pasalnya, pemuda asli Kuin yang setiap akhir pekan membawa anaknya jalan-jalan di sekitar sana merasa khawatir dengan rusaknya kondisi pagar dermaga tersebut.

“Sayang kalau terus dibiarkan, apalagi ini lokasinya tepat berseberangan dengan masjid yang sudah jadi cagar budaya,” imbuhnya.

“Sebelum terjadi apa-apa, kami harap Dinas terkait secepatnya memperbaiki sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Seperti diketahui, Dermaga Masjid Sultan Suriansyah tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalsel pada tahun 2018.

Pengerjaan proyek ini masuk dalam Pengembangan kawasan Permukiman Nelayan/Tepi Sungai (NTA) yang meliputi tiga proyek utama, yakni pengerjaan rehab dermaga depan Masjid Sultan Suriansyah, peningkatan jalan dan drainase lingkungan Kuin Utara dan Selatan, serta pembangunan bak sampah untuk kawasan Kuin.

Namun belakangan diketahui, pengelolaan dermaga tersebut sudah diserahkan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin beberapa minggu lalu yang dihadiri oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca