DIBONGKAR Polisi Prostitusi ‘Cafe Khayangan’ Pindahan Kalijodo Beromzet Rp2 M

- Penulis

Minggu, 26 Januari 2020 - 19:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tangkap Muncikari yang Mempekerjakan ABG sebagai PSK di Jakut. (Samsuduha/detikcom)

 

SuarIndonesia – Praktik prostitusi di ‘Cafe Khayangan’ di daerah Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, terbongkar. Sepuluh anak baru gede (ABG) dijajakan untuk melayani nafsu pria hidung belang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Cafe Khayangan merupakan pecahan dari Kalijodo. Saat Kalijodo dibongkar oleh Pemprov DKI Jakarta, para tersangka mendirikan Cafe Khayangan dan menjual PSK-PSK di bawah umur.

Kedok kafe pindahan Kalijodo ini dibongkar oleh Tim Subdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Total ada delapan tersangka yang ditangkap. Para pelaku menjaring korban melalui media sosial dengan diiming-imingi gaji besar.

Para tersangka tega mempekerjakan anak-anak dengan rentang usia 14-18 tahun. Para korban juga dipaksa melayani 10 tamu pria dalam semalam dan korban pun kini terjangkit penyakit. Kafe remang-remang ini bahkan disebut beromzet Rp2 miliar per bulan.

Kafe tersebut diketahui telah beroperasi selama tiga tahun. Sejak Kalijodo dibongkar pada tahun 2016, Kafe Khayangan pindah dan beroperasi di kawasan lokalisasi Gang Royal.

Kafe tersebut dikelola oleh Riyatun alias Mami Atun. Mami Atun kini telah ditahan polisi bersama tujuh pelaku lainnya.

“Ya baru 3 tahun lah ‘Mami Atun’ usaha di sini. Jadi pas Kalijodo ditutup itu nggak langsung di sini,” kata Wakil Ketua RT 02 Agung Tomasya kepada detikcom di lokasi, Sabtu (25/1/2020).

Namun Agung menyebut pihaknya tidak tahu menahu bila ‘Mami Atun’ ternyata mempekerjakan ABG sebagai PSK. Agung mengaku pihaknya kecolongan.

“Saya tidak tahu, kalau misal tahu bukan bapak-ibu warga yang melapor, saya sendiri yang melapor. Kita melakukan pendataan, ‘Mami Atun’ ini merekrut anak buahnya bekerja sama dengan penyalurnya. Di situ kita kecolongan,” tutur Agung.

Baca Juga :   KAKEK MATNOR Tercebur Bersama Motornya di Lumpuran Sungai dan Melepas Nyawa

Gang Royal menjadi kawasan lokalisasi dan sudah tumbuh sejak 30 tahun lalu. Meski hingar bingar di lokalisasi Gang Royal tidak semeriah di Kalijodo pada saat itu.

“Kalau praktik prostitusi tahu, kan lokalisasi ini udah ada sekitar 30-40 tahun lebih. Saya ke sini udah ada, jadi Kalijodo ada ini juga sudah ada. Tapi hingar bingar masih kalah sama Kalijodo,” tuturnya.

Namun, seiring pembongkaran Kalijodo dilakukan pada tahun 2016, beberapa di antaranya pindah ke Gang Royal. Termasuk salah satunya Kafe Khayangan.

“Nggak langsung itu juga (pindah), kira-kira beberapa bulan setelah Kalijodo (dibongkar) baru lah pindah kemari. Kita sudah antisipasi lah, ‘wah Kalijodo tutup, ini bakal pindah kemari’, di situ kita koordinasi jangan cuma kita kebagian apesnya doang nih,” katanya.

“Ditambah waktu di Kalijodo kan kental dikenal dengan prostitusi, di sini kita kondisikan. Saya nggak mau ada keributan, saya nggak mau aturan di sana (Kalijodo), harus dibikin seperti ini. Tolong kita minta kerjasama, kalau mau buka usaha disini yuk ikutin aturan di sini,” sambungnya.

Meski mengetahui adanya praktik prostitusi di lokalisasi itu, namun pihak RT tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab menurut Agung, menutup lokalisasi adalah kewenangan Pemprov DKI. Di sisi lain, pihak RT juga mendapatkan uang keamanan dari lokalisasi tersebut.(detik.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:16

KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 00:43

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 - 23:17

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Minggu, 12 April 2026 - 22:15

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum

Minggu, 12 April 2026 - 21:58

PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 April 2026 - 21:47

HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Berita Terbaru

Headline

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Sabtu, 18 Apr 2026 - 17:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca