DESA Manurung Disiapkan jadi Sentra Kain Tenun Kalsel

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 22:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Sari Mulia menyiapkan Desa Manurung Tanah Bumbu sebagai sentra kain tenun di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (11/9/2025). (SI/ANTARA/Sujud Mariono)

Tim dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Sari Mulia menyiapkan Desa Manurung Tanah Bumbu sebagai sentra kain tenun di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (11/9/2025). (SI/ANTARA/Sujud Mariono)

SuarIndonesia — Tim dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Sari Mulia menyiapkan Desa Manurung Kecamatan Kusdan Tengah Kabupaten Tanah Bumbu sebagai sentra kain tenun di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kami bersama Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenristek RI melakukan peningkatan keterampilan masyarakat desa setempat, penguatan desain inovatif, dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI),” kata Ketua Tim Dosen Mengabdi ULM Samsul Hadi di Batulicin, Kamis (11/9/2025).

Dia mengatakan Desa Manurung dikenal sebagai desa penghasil kain tenun tradisional, sehingga wilayah ini melakukan lompatan besar dengan menggabungkan pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif melalui program pengabdian masyarakat yang terstruktur.

Dua kelompok yang menjadi mitra kerja, yaitu Kelompok Tenun Mandiri dan Kelompok Generasi Tenun Pagatan dan menjadi ujung tombak pelaksanaan program.

Para peserta dilatih untuk menjahit produk turunan berbasis kain tenun, seperti hand bag, serta diberikan pendampingan dalam pengembangan desain dan pengurusan HKI.

Hasilnya sangat signifikan dalam berbagai aspek ekonomi masyarakat. Kelompok Tenun Mandiri mencatat peningkatan keterampilan menjahit begitu bagus.

Sementara itu, Kelompok Generasi Tenun Pagatan membukukan kenaikan aset. Produk-produk baru ini tidak hanya memperkaya variasi tenun tradisional, tetapi juga menjawab kebutuhan pasar modern, baik dari sisi fungsional maupun estetika.

Bukan hanya berdampak ekonomi, program ini juga menumbuhkan semangat regenerasi, sehingga keterlibatan generasi muda yang sebelumnya kurang tertarik pada tenun kini menunjukkan harapan baru, mulai melihat tenun bukan sekadar warisan budaya, melainkan peluang usaha yang menjanjikan.

Baca Juga :   DUGAAN Penyalahgunaan Dana di BUMD Balangan, Ini Kronologi Kasus PT Asabaru Daya Cipta Lestari

Pendekatan berbasis partisipasi membuat masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan program, memastikan bahwa transformasi ini tidak berhenti pada proyek jangka pendek.

Samsul menuturkan penting memahami HKI menjadi poin khusus yang diangkat, karena sebelumnya hampir seluruh desain kain tenun dan produk turunan belum memiliki perlindungan hukum, namun kini sebagian karya sudah mulai diajukan pendaftaran.

“Diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan meningkatkan daya tawar produk tenun Desa Manurung di pasar yang lebih luas, dengan sentuhan inovasi dan perlindungan hukum, kita bisa membawa warisan lokal ini ke level nasional, bahkan internasional,” tutur Samsul dilansir dari AntaraNews.

Ke depan, program ini diharapkan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta, terutama dalam memperluas jejaring pemasaran dan digitalisasi promosi.

Dengan strategi yang berkesinambungan, Desa Manurung diyakini dapat menjadi model inspiratif bagi desa tenun lainnya di Indonesia.

Transformasi yang terjadi di Desa Manurung membuktikan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan seiring.

Dari sebuah desa yang sebelumnya hanya memproduksi kain mentah, kini Manurung tumbuh menjadi pusat inovasi tenun yang siap bersaing di pasar modern, membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
MENKEU PURBAYA: Tahun ini tak Ada Pembelian Motor Listrik bagi SPPG

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 18:51

PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:23

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (KemenPANRB)

Nasional

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 Apr 2026 - 22:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca