DENSUS 88: Rencana Teror Teroris di Batu Tak Terkait Kedatangan Paus!

- Penulis

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 00:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan terduga teroris di Batu, Malang. (Dok. Polda Jatim)

Penangkapan terduga teroris di Batu, Malang. (Dok. Polda Jatim)

SuarIndonesia — Densus 88 Antiteror Polri memastikan rencana teror yang hendak dilakukan tersangka teroris HOK (19) di Batu, Malang, Jawa Timur, tidak terkait agenda kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Menurut agenda resmi, Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia pada 3-6 September 2024.

“Tidak ada kaitannya dengan rencana kedatangan Paus Fransiskus,” ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar dalam keterangannya, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (2/8/2024).

Aswin mengatakan saat ini tim Densus 88 masih mendalami peran dan keterlibatan HOK di kelompok Daulah Islamiyah ataupun jaringan ISIS.

Ia menyebut sudah ada empat orang yang telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait rencana HOK melakukan teror pada dua rumah ibadah di Malang.

“Ada empat (orang diamankan), satu di Solo dan tiga di Malang. Bapak HOK (diamankan di Solo) dan (tiga lainnya di Malang) yang tahu aktivitas tersangka,” kata Aswin.

“Sejauh ini hanya satu tersangka HOK,” ucapnya.

Diberitakan, Densus 88 Antiteror Polri menangkap HOK (19), di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu (31/7/2024) malam sekitar pukul 19.15 WIB. HOK disebut sebagai simpatisan Daulah Islamiyah.

HOK yang merupakan pelajar hendak melakukan aksi teror bom bunuh diri dengan menggunakan bahan peledak jenis Triaceton Triperoxide (TATP). Asi teror bom bunuh diri tersebut hendak dilakukan pada dua rumah ibadah di wilayah Malang.

Targetkan Bom 2 Tempat Ibadah

HOK (19) terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror Polri di Jalan Langsep, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Malang, Jawa Timur, diduga akan melakukan aksi pengeboman dua rumah ibadah.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, usai melakukan penggeledahan rumah kontrakan terduga di kompleks perumahan Bunga Tanjung, dusun Jeding, desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

“Memang TO (target operasi) mereka ada dua tempat ibadah,” kata Dirmanto di Batu, Kamis (1/8/2024)

Tapi sebelum aksi itu dilakukan, Densus 88 telah menangkap tiga orang berkaitan dengan kasus itu. Satu di antaranya adalah HOK.

Tim Bidlabfor Polda Jatim dan Tim inafis Polres Batu melakukan pengamanan sejumlah barang bukti di rumah kontrakan terduga teroris di Desa Junrejo, Kecamaan Junrejo, Batu, Jawa Timur, Kamis (1/8/2024). (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

Penggeledahan rumah kontrakan terduga dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Densus 88, Laboratorium Forensik dan Jibom Sat Brimob Polda Jatim.

“Tim Jibom sudah melakukan sterilisasi sejak kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB, sudah melakukan sterilisasi terkait TKP rumah ini,” ujarnya.

“Kemudian tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB Tim Labfor sudah bekerja melakukan pencarian dan pengumpulan barang bukti sesuai SOP,” tambahnya.

Dirmanto mengatakan tim gabungan telah menginventarisasi dan mengumpulkan barang bukti di TKP.

“Beberapa temuan yang bisa kami sampaikan, pertama bahan kimia untuk membuat handak (bahan peledak), di TKP juga ditemukan peralatan pembuatan handak, ketiga ditemukan casing bom,” ucapnya.

Fakta-fakta HOK Terduga Teroris di Kota Batu

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tersangka teroris berinisial HOK (19) di wilayah Sisir, Kota Batu, Jawa Timur.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut HOK yang merupakan seorang pelajar ditangkap oleh tim Densus 88 pada Rabu (31/7/2024) malam sekitar pukul 19.15 WIB.

“Pelaku yang berhasil ditangkap sebanyak 1 orang yakni HOK, laki-laki, 19 tahun, Islam, pelajar,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8/2024).

Bahan peledak Mother of Satan
Trunoyudo mengatakan dalam penangkapan tersebut tim Densus 88 juga turut menyita bahan kimia peledak jenis Triaceton Triperoxide (TATP) alias Mother of Satan.

“Turut diamankan juga beberapa komponen bahan peledak yang akan digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksi teror,” ujarnya.

Rencana bom bunuh diri
Ia menambahkan dari hasil penyelidikan Densus 88, pelaku diketahui hendak melakukan aksi bom bunuh diri dengan TATP pada dua rumah ibadah di wilayah Malang, Jawa Timur.

“Pelaku berencana melakukan bom bunuh diri di dua tempat peribadahan di Malang, Jawa Timur,” tuturnya.

Keluarga tersangka diperiksa
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menegaskan sampai saat ini pihaknya hanya menangkap satu terduga pelaku yakni HOK.

Kendati demikian, ia mengatakan penyidik Densus 88 tengah memeriksa sejumlah pihak termasuk keluarga HOK. Salah satunya, kata dia, orang tua pelaku berinisial M yang diamankan di Stasiun Solo Balapan.

“Sementara ini 1 orang yang telah ditangkap. Memang Ada beberapa orang yang dimintai keterangan, termasuk orang tua atau keluarga,” jelasnya.

“Densus 88 mengamankan satu orang dari Stasiun Solo Balapan. Ini orang tua tersangka yang sedang dimintai keterangan,” imbuhnya.

Bantah bawa bom di kereta
Di sisi lain, Densus 88 juga membantah ada bom aktif yang dibawa oleh terduga teroris berinisial HOK (19) ke dalam kereta api.

“Keterangan tentang adanya bom aktif yang dibawa dalam kereta, tidak benar. Itu bukan keterangan dari Densus 88,” tegasnya.

Pendukung ISIS
Lebih lanjut, Aswin mengatakan tersangka HOK selain terafiliasi dengan Daulah Islamiyah juga tercatat sebagai pendukung kelompok teror ISIS.

Aswin mengatakan saat ini penyidik tengah melakukan pemeriksaan secara insentif terhadap HOK beserta sejumlah saksi lain dari pihak keluarga.

Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mendalami apakah yang bersangkutan juga terlibat jaringan teroris lainnya atau tidak.

“HOK adalah pendukung ISIS atau Daulah Islamiyah. Densus 88 masih menyelidiki kemungkinan keterkaitan dengan jaringan pendukung ISIS lainnya,” pungkasnya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal
KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

TIM gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar yang berada di dekat permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: Antara/M Hafif Nikolas)

Nasional

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Jumat, 16 Okt 2026 - 00:56

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca