SuarIndonesia – Dari 2.271 warga binaan yang ada, hanya 471 warga binaan yang memenuhi syarat untuk mencoblos atau memberikan hak suara, Rabu (9/1/2/2020).
Ratusan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin, mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Banjarmasin.
Dimana kegiatan pencpblosan itu langsung dipantau Kepala Kanwil kemenkumham Kalsel, Agus Toyib, Kepala Lapas Kelas IIA Teluk Dalam Banjarmasin,Porman Siregar, dari perwakilan ikut menyaksikan para penghuni Lapas Kelas IIA Teluk Dalam Banjarmasin.
“Memang dari .2271 warga binaan yang ada, hanya 471 warga binaan yang memenuhi syarat hak suara,, dan ini secara bergantian datang ke TPS yang telah ditentukan di sini,” tambah Kalapas) Kelas II A Banjarmasin, Porman Siregar.
Disebut ada lima TPS yang dibagi, dan sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang tata cara pencoblosan dengan menggunakan alat peraga.
“Kita pastikan tidak ada tekanan atau paksaan kepada warga binaan untuk menentukan pilihannya. Mereka untuk menggunakan hati nurani mereka dalam mencoblos,” ujarnya.
Dari keterangan salah satu warga binaan Rizal persiapan Pilkada di dalam Lapas kali ini, lebih baik dari pada saat Pilpres lalu.
Meski menyayangkan masih kurangnya informasi yang diterima warga binaan terkait Paslon yang akan di pilih.
“Saya sudah dua kali nyoblos di Lapas. Pencoblosan kali ini jauh lebih baik, tidak terlalu banyaknya DPT membuat beberapa TPS yang ada di dalam Lapas telah menyelesaikan pencoblosan.
Namun petugas TPS yang berjaga mengatakan meski telah selesai lebih awal, namun penghitungan suara baru secara serentak dimulai pukul 12.00 WITA. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















