DARI DIALOG Kepahlawan 9 Nopember, Warga Miskin Juga Berpeluang Jadi Pahlawan

- Penulis

Rabu, 11 November 2020 - 23:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga miskin pun bisa menjadi pahlawan, paling tidak sekarang sudah menjadi pahlawan bagi keluarganya. Hal ini pun muncul dalam dialog kepahlawanan 9 Nopember yang digelar dialog delam memaknai kepahlawanan Pemuda Panca Marga Kalsel, di Gedung LVRI Jalan Brigjen Hasan Basri Banjarmasin.

Kegiatan dialog yang menghadirkan pembicara Drs H Zulkipli MP, Ketua Ikatan Alumni Lemhanas Kalsel, Prof H Hermansyah yang mewakili akademi juga Letkol Purn L Hignus Suridi yang juga Ketua DPD LVRI Kalsel, serta Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Pemuda Panca Marga Kalsel Dra Hj Fatimah Adam.

Kegiatan dialog yang diikuti organisasi Pemuda di Kota Banjarmasin, sebelumnya dilaksanakan pagelaran aneka seni yang dipersembahkan Kulaan Bubuhan Banjar (KBB) dari mulai tarian tradisional musik panting yang diakhiri dialog kepemudaan hingga mengupas kepahlawanan yang sampai sekarang kurang diperhatikan sehingga mendorong keprihatinan.

Bahkan salah seorang peserta mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi pada generasi penerus bangsa, yang saat ini selain suka ngelem juga main game hingga hal-hal negatif yang sehingga pemuda yang selama ini tampak bertanggungjawab tetapi dibalik sikapnya justru meracuni pemuda lainnya.

Menurutnya, tepat pada tanggal 9 November 1945, masyarakat Kalimantan Selatan banyak yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan di wilayahnya sendiri.

“Banyak pejuang kita yang gugur dalam pertempuran besar yang terjadi di Benteng Tatas (sekarang menjadi Masjid Sabilal Muhtadin), tapi perhatian pemerintah sangatlah minim terkait hal ini,” ungkapnya, Senin (9/11/2020) siang.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Letkol Purn L Hignus Suridi menjelaskan, tanggal 10 November adalah hari pahlawan nasional. Namun seharusnya masyarakat Kalsel khususnya pemerintah daerah harus memberitahukan kepada generasi muda jika satu hari sebelum perayaan Hari Pahlawan Nasional itu adalah hari perjuangan masyarakat untuk merebut kemerdekaan di Bumi Lambung Mangkurat dari tangan penjajah, yakni Belanda.

“Hari pertempuran 9 November ini harus diketahui generasi muda, jangan sampai dilupakan. Apa yang kita rasakan saat ini merupakan buah dari perjuangan para pahlawan yang gugur dalam pertempuran 75 tahun silam,” jelasnya.

Bahkan, ia menambahkan, tidak ada yang memperingati hari pertempuran masyarakat kalsel itu selain keluarga dari pejuang.

Sehingga, dia berharap ke depannya pemerintah bisa memikirkan terobosan agar generasi milenial bisa mengetahui dan menghargai apa yang sudah dilakukan para pahlawan perjuangan di Kalsel.

Hal senada juga disampaikan pembicara Drs H Zulkipli MP menyampaikan bahwa pejuang kemerdekaan di Kalsel.

“Perjuangan ayah-ayah kami hanya diperhatikan oleh para TNI, sedangkan untuk pemerintah sendiri sangatlah minim perhatiannya. Hanya segelintir orang yang menghargai hasil kemerdekaan para pejuang kita,” bebernya.

Ia menekankan, bagi generasi penerus bangsa, jangan melupakan sejarah perjuangan. “Jangan anggap mereka (pejuang 9 November) ini mati sia-sia. Mereka berjuang demi kemerdekaan di Kalsel,’’ katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba
PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

Wamenham Mugiyanto saat diwawancara awak media usai Uji Publik RUU HAM di Samarinda, Senin (22/6/2026) malam. (Foto: Antara/A Rifandi)

Hukum

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:46

Jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tahun 1447 H / 2026 M saat mengikuti acara penyambutan di asrama haji di Kota Banjarbaru setelah tiba di tanah air, Senin (22/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:37

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Foto: Anadolu Agency)

Internasional

KEIR STARMER Mundur jadi PM Inggris

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca