SuarIndonesia – Kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat terjadi di wilayah hukum Banjarmasin.
Dimana, kekerasan tidak saja mencakup pelecehan,namun juga bisa berupa kekerasan fisik maupun kekerasan seksual.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian bahwa peran masyarakat dalam rangka mencegah serta meminimalisir terjadinya pelecehan atau kekerasan seksual.
Yaitu dilibatkannya peran serta partisipasi masyarakat sebagai salah satu aspek penting yang memiliki pengaruh cukup krusial di dalam dinamikanya
Dimana, seluruh lapisan masyarakat agar lebih meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan ini.
” Karena dengan turut sertanya kita dalam bentuk kontribusi berupa partisipasi aktif dari masyarakat, ” tutur Kasat, Jumat (11/11/2022).
Dikatakan, ke depannya, memunculkan harapan untuk dapat menekan jumlah kasus serta meminimalisir perilaku kejahatan terkait pelecehan dan kekerasan seksual
“Kami sampaikan kepada seluruh lapisan elemen masyarakat berperan, dimana diharapkan keperdulian terhadap lingkungan misalkan, apabila ada indikasi indikasi anak teriak, orang teriak minta tolong, ” jelasnya.
Setidaknya ada respon dari elemen terdekat untuk mendatangi apa yang terjadi.
“Paling tidak ada respon dari tetangga terdekat untuk mendatangi ada apa bertujuan menekan dan mencegah terjadi peristiwa yang terjadi di Banjarmasin, terlebih lagi menjadi korban anak di bawah umur.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















