BURONAN Korupsi Pembangunan Jalan Diringkus Tim Kejati Kalteng dan Kejagung

- Penulis

Jumat, 18 Maret 2022 - 23:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pria berinisial Ht, buronan kasus pembangunan jalan diringkus Tim Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Tim Kejagung (Kejaksaan Agung).

Dan hasil tangkapan pada Kamis (17/3/2022) ini digelar Kejati Kalteng, Jumat (18/3/2022).

HT diduga terlibat kasus korupsi pembangunan jalan tembus antar Desa Kecamatan Hulu, Kabupaten Katingan.

Ht diringkus Tim Tabur (Tangkap Buronan) setelah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) selama kurang lebih satu bulan, saat  berada di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng, Iman Wijaya, menjelakan kronologis kejadian kasus ini, yang bermula pada Desember 2019.

Hernadie selaku Camat Katingan Hulu meminta 11 kepala desa di wilayah setempat menganggarkan dana desa untuk pembuatan jalan tembus antar desa sepanjang anak Sungai Sanamang Tahun Anggaran 2020.

“Masing-masing kepala desa diminta untuk menganggarkan sebesar Rp 500 juta dan camat tersebut menunjuk HT sebagai pelaksana pengerjaan jalan,” katanya.

Kemudian, Hernadie meminta HT untuk menandatangani surat perintah kerja pembuatan jalan tembus dengan nilai Rp 5,5 miliar.

Namun dalam pelaksanaannya, surat perintah kerja tersebut bertentangan dengan aturan yang ada.

Baca Juga :   SAPRAS Internet Daerah Wujudkan Pemerataan Akses

Seperti tidak dilengkapi dengan perencanaan teknis pekerjaan, tidak ada RAB maupun kontrak, serta tidak melalui proses pelelangan maupun penawaran.

Bahkan terduga pelaku HT bukan orang yang memiliki perusahaan dengan kualifikasi untuk pekerjaan pembuatan jalan tersebut.

Dalam proyek tersebut, HT mengaku menerima pembayaran dari Hernadie sebesar Rp 2,1 miliar lebih.

Berdasarkan fakta persidangan atau selama terdakwa Hernadie terungkap. Di lokasi pekerjaan yang dikerjakan oleh HT, sebelumnya sudah pernah dibuat jalan.

“Sehingga HT hanya melakukan pembersihan saja, dan pada pekerjaan tersebut HT sudah menerima bayaran sebesar Rp 2,1 miliar lebih,” tambah Kajati. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LUAR BIASA ! Sosok AKBP Arifin Sukses Menciptakan Aplikasi SIRANMOR Mewujudkan Manajemen Ranmor Dinas Polri Terintegrasi
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus
SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
AKSI SERIBU LILIN LPI di 10 Provinsi Minta Polri Usut Kasus Penyadapan
18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital
RATUSAN EKOR BURUNG tanpa Dokumen Gagal Dikirim
SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:57

LUAR BIASA ! Sosok AKBP Arifin Sukses Menciptakan Aplikasi SIRANMOR Mewujudkan Manajemen Ranmor Dinas Polri Terintegrasi

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:26

AKSI SERIBU LILIN LPI di 10 Provinsi Minta Polri Usut Kasus Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Berita Terbaru