BULOG Dapat Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bangun 100 Gudang

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media di sela menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Arief Prasetyo Adi kepada Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian di Jakarta, Senin (13/10/2025). (ANTARA/Harianto)

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media di sela menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Arief Prasetyo Adi kepada Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian di Jakarta, Senin (13/10/2025). (ANTARA/Harianto)

SuarIndonesia — Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa pihaknya akan menerima tambahan anggaran sebesar Rp5 triliun dari pemerintah untuk membangun 100 gudang baru di berbagai wilayah Indonesia.

“Itu perintah dari Pak Presiden Prabowo Subianto seperti itu. Jadi total anggaran yang diberikan oleh Bapak (Presiden Prabowo Subianto) totalnya ada Rp5 triliun untuk 100 gudang,” kata Rizal ditemui di sela menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Arief Prasetyo Adi kepada Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Dikatakan program pembangunan 100 gudang itu merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat infrastruktur penyimpanan pangan nasional di daerah sentra produksi yang belum memiliki fasilitas penyimpanan memadai.

Gudang-gudang baru tersebut akan dibangun secara merata di kabupaten dan kota yang menjadi lumbung pangan, namun selama ini belum memiliki fasilitas penyimpanan hasil pertanian seperti padi dan jagung.

Bulog memprioritaskan wilayah yang memiliki potensi hasil pertanian besar, seperti Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang dikenal sebagai sentra produksi jagung, tetapi belum dilengkapi dengan gudang penyimpanan.

“Contoh lagi di kabupaten yang produksi padi, tapi tidak ada gudangnya. Nah itu kita bangunkan. Itu perintah dari Pak Presiden seperti itu,” tutur Rizal dilansir dari AntaraNews.

Dijelaskan, setiap gudang memiliki ukuran bervariasi mulai dari 1.000 ton hingga 3.500 ton, tergantung luas lahan pertanian dan volume panennya.

Baca Juga :   BANTUAN Pusat Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Penyesuaian kapasitas dilakukan agar penggunaan anggaran lebih efisien dan sesuai kebutuhan, mengingat karakteristik produksi di tiap wilayah berbeda antara padi, jagung, dan komoditas pangan lainnya.

Rizal menjelaskan perencanaan lokasi dan kapasitas gudang dilakukan secara matang melalui sinkronisasi data antara Bulog, Kementerian Pertanian, serta pemerintah daerah untuk memastikan ketepatan sasaran pembangunan.

Pembangunan gudang dijadwalkan mulai terealisasi sebelum masa panen raya Maret hingga Mei, agar hasil panen baru dapat langsung terserap dan tersimpan di fasilitas baru tersebut.

Saat ini Bulog telah memiliki 1.555 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia, dan dengan tambahan 100 gudang baru diharapkan daya tampung nasional meningkat signifikan untuk menjaga stabilitas pasokan.

“Bulan Maret, insya Allah gudang-gudang ini bisa terbangun, sehingga panen raya Maret sampai dengan Mei nanti bisa masuk ke gudang baru,” kata Rizal. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla
WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla
BANK KALSEL Hadirkan QRIS AKSEL, Transaksi Tanpa Uang Receh
DUKUNG UMKM Lokal, Beli Oleh-oleh Amuntai Pakai AKSEL Bank Kalsel
BAYAR PAJAK Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL Bank Kalsel Hadirkan E-Samsat
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat atas Raihan BAZNAS Provinsi Terbaik 2026
AKSEL University Bank Kalsel Siap Tingkatkan Kompetensi SDM

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:10

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32