SMAN BANUA Kalsel Bertranformasi Menjadi Sekolah Garuda

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sherlyn Aurelia Setianto, Siswi Kelas 12 SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School yang sekarang menjadi Sekolah Garuda saat memberikan keterangan kepada awak media di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025). (ANTARA/Gunawan Wibisono)

Sherlyn Aurelia Setianto, Siswi Kelas 12 SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School yang sekarang menjadi Sekolah Garuda saat memberikan keterangan kepada awak media di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025). (ANTARA/Gunawan Wibisono)

SuarIndonesia — Pemerintah Pusat saat ini telah melakukan transformasi serentak terhadap 16 sekolah di Indonesia, yang diperkenalkan sebagai Sekolah Garuda, salah satunya adalah SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School.

Siswi Kelas 12 SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School Sherlyn Aurelia Setianto di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025), mengaku menyambut positif adanya program Sekolah Garuda yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat.

Menurutnya program Sekolah Garuda tersebut akan makin memperbesar akses para siswa-siswi untuk bisa memberikan kesempatan kuliah di luar negeri.

Mewakili teman-teman pelajar lainnya, dia berharap dengan adanya Sekolah Garuda ini, siswa-siswi bisa menggapai impiannya dengan mudah salah satunya yakni melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Dalam peresmian Sekolah Garuda kali ini, para siswa-siswi maupun tamu undangan juga diminta membuat catatan yang berisi harapan mereka dengan program Sekolah Garuda. Catatan itu kemudian ditempelkan di papan dinding yang telah disiapkan.

Sherlyn berpendapat, adanya program Sekolah Garuda makin memudahkannya untuk mengejar cita-cita bisa kuliah di Kanada. Pasalnya, Sekolah Garuda akan memberikan lebih banyak akses kepada siswanya untuk kuliah di luar negeri.

“Sekolah ini memberikan kemudahan, di mana kami diberikan latihan-latihan soal. Jadinya keinginan kita lebih tinggi,” kata Sherlyn, dilansir dari AntaraNews.

Dia menjelaskan adanya program Sekolah Garuda juga membuat para guru lebih semangat dalam memberikan materi pembelajaran. Di sisi lain, orang tua juga menjadi makin yakin untuk mendukung cita-citanya.

Baca Juga :   PULAU CURIAK Sambut Kehadiran Bayi Bekantan dan Lutung

Selain itu, dia juga berharap agar pemerintah berkomitmen membantu membangun kualitas sarana dan prasarana mengajar. Salah satu yang utamanya adalah laboratorium.

“Laboratorium fisika, kimia, dan biologi maupun penunjang fasilitas pendidikan lainnya sangatlah penting dalam proses pembelajaran sebab menurutnya kualitas siswa tergantung dari sarana dan prasarana guru yang mengajar,” tutupnya

Sementara itu, Inspektur II Kementerian Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Waluyo menambahkan Sekolah Garuda menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan minat generasi muda pada bidang sains dan teknologi.

“Sekarang kita melihat adanya kendala di mana minat generasi muda Belajar Science, Technology, Engineering, dan Mathematic (STEM) ini memang cukup rendah. Oleh karena itu dengan SMA Unggulan Transformatif ini kita berharap dapat melahirkan saintis dan juga ilmuwan di berbagai bidang,” katanya.

Bukan itu saja, dalam peresmian Sekolah Garuda itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi menyatakan pihaknya mendukung dengan berkomitmen penuh terhadap pembangunan sekolah tersebut di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

“Pemerintah Provinsi Kalsel siap mendukung dan memfasilitasi agar pembangunan Sekolah Garuda dapat berjalan lancar. Ini adalah langkah strategis untuk mencetak generasi muda Kalsel yang cerdas, berdaya saing, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca