BRUSSELS: 32 Ribu Orang Berunjuk Rasa, Tuntut Gencatan Senjata di Gaza dan Lebanon

- Penulis

Senin, 21 Oktober 2024 - 23:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hampir 32 ribu orang turun ke jalan di ibu kota Belgia, Brussels, pada Minggu (20/10/2024) lalu menuntut gencatan senjata segera di Gaza dan Lebanon. (anews.com.tr)

Hampir 32 ribu orang turun ke jalan di ibu kota Belgia, Brussels, pada Minggu (20/10/2024) lalu menuntut gencatan senjata segera di Gaza dan Lebanon. (anews.com.tr)

SuarIndonesia — Hampir 32 ribu orang turun ke jalan di ibu kota Belgia, Brussels, pada Minggu (20/10/2024) kemarin untuk menuntut gencatan senjata segera di Gaza dan Lebanon, menurut kepolisian setempat.

Dikutip dari tempo.co, aksi pawai akbar di Brussels itu, para demonstran menyerukan kepada pemerintah Belgia untuk mendorong embargo militer internasional secara penuh terhadap Israel.

Acara itu diselenggarakan oleh koalisi organisasi masyarakat sipil, menurut laporan Kantor Berita Belgia.

Ludo De Brabander dari Vrede, salah satu penyelenggara, mengatakan kepada VRT bahwa meskipun perhatian tertuju kepada Uni Eropa, Belgia masih dapat mengambil tanggung jawab atau memimpin dalam suatu isu tertentu.

“Belgia masih belum mengakui Palestina sebagai sebuah negara, seperti yang telah dilakukan Spanyol dan Irlandia,” tambahnya.

Israel terus melancarkan serangan brutal terhadap Gaza menyusul serangan lintas batas oleh kelompok Hamas Palestina pada Oktober lalu, meski resolusi Dewan Keamanan PBB menyerukan gencatan senjata segera.

Baca Juga :   MASJID AL-JIHAD Banjarmasin Jadi Percontohan Nasional 2024

Lebih dari 42.600 orang, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak Palestina, sejak saat itu telah tewas, dan hampir 99.800 lainnya luka-luka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Israel juga meningkatkan serangan udara besar-besaran ke Lebanon sejak akhir bukan lalu untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai sasaran Hizbullah, dengan membunuh lebih dari 1.500 orang dan menyebabkan lebih dari 1,34 juta lainnya mengungsi.

Perang lintas batas antara kedua belah pihak terus berlanjut sejak pecahnya perang Israel-Hamas. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah
KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:23

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:16

TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca