BREIVIK si Pembantai 77 Orang Depresi Berat-tak Ingin Lagi Hidup!

- Penulis

Rabu, 10 Januari 2024 - 00:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anders Behring Breivik. [By Edecio Martinez/CBS News]

Anders Behring Breivik. [By Edecio Martinez/CBS News]

SuarIndonesia — Pembunuh massal asal Norwegia, Anders Behring Breivik (44) mengaku mengalami depresi berat dan tak ingin lagi hidup. Hal itu disampaikan oleh para pengacaranya kepada pengadilan pada Senin (8/1/2024) waktu setempat dalam upaya hukum untuk mencabut masa isolasinya selama bertahun-tahun di penjara.

Dikutip detikNews dari Reuters dan Channel News Asia, Selasa (9/1/2024), Breivik yang menewaskan 77 orang dalam aksi pengeboman dan penembakan pada tahun 2011, menggugat negara dengan alasan bahwa kondisi penjaranya melanggar hak asasi manusia.

Di antara mereka yang menyaksikan persidangan yang digelar di ruang sidang yang terletak di sebuah gym di penjara Ringerike dengan keamanan tinggi di Norwegia adalah Freddy Lie, yang salah satu putrinya ditembak mati oleh Breivik. Satu putrinya yang lain terluka dalam pembantaian itu. “Dia tidak boleh keluar lagi,” cetus Lie kepada Reuters.

Breivik memasuki ruang sidang dengan diapit oleh tiga petugas keamanan. Mengenakan jas hitam, kemeja putih, dan dasi coklat, Breivik tidak berkata apa-apa dan hanya duduk diam saat tim kuasa hukumnya memaparkan kasusnya.

“Dia telah diisolasi selama sekitar 12 tahun… Dia hidup di dunia yang benar-benar terkurung,” kata pengacaranya, Oeystein Storrvik, kepada hakim.

“Dia tidak ingin hidup lagi,” imbuh Storrvik. Dalam satu insiden pada tahun 2018, Breivik menulis kata-kata dalam bahasa Norwegia yang artinya “BUNUH AKU” di dinding selnya dengan menggunakan kotorannya, kata pengacara tersebut.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

Breivik membunuh delapan orang dengan bom mobil di Oslo, kemudian menembak mati 69 orang lainnya, kebanyakan dari mereka adalah remaja, di kamp pemuda Partai Buruh pada tanggal 22 Juli 2011. Pembantaian itu merupakan kekejaman terburuk di Norwegia pada masa non-perang.

Breivik juga akan berbicara di pengadilan pada hari Selasa (9/1/2024) waktu setempat. Ia juga meminta pengadilan untuk mencabut pembatasan korespondensinya dengan dunia luar.

Pengacara yang mewakili Kementerian Kehakiman mengatakan bahwa Breivik harus dipisahkan dari seluruh penghuni penjara lainnya karena ancaman keamanan yang terus ditimbulkannya.

“Seorang narapidana yang sangat berbahaya memerlukan tindakan yang luar biasa,” kata pengacara Andreas Hjetland di pengadilan pada hari Senin (8/1/2024).

“Dia masih bangga dengan apa yang telah dia lakukan. Dia masih mempertahankan pandangan ideologis yang sama,” cetus Hjetland.

Breivik telah menghabiskan waktunya di bagian khusus penjara Ringerike, yang dilengkapi dengan ruang pelatihan, dapur, ruang TV, dan kamar mandi, seperti yang ditunjukkan dalam foto-foto dari kunjungan kantor berita NTB bulan lalu. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca