BOM NUKLIR Rusia Diberkati Pendeta Gereja Ortodoks

- Penulis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 01:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pendeta Kristen Ortodoks Patriarch Kirill. (AFP/ALEXANDER ZEMLIANICHENKO)

Pendeta Kristen Ortodoks Patriarch Kirill. (AFP/ALEXANDER ZEMLIANICHENKO)

SuarIndonesia — Pendeta Gereja Ortodoks Rusia memberkati senjata nuklir sebagai ‘jaminan perdamaian’ kendati memiliki daya penghancur yang luar biasa.

Salah seorang pendeta agung, Konstantin Tatarintsev mengatakan sejatinya mengagungkan sesuatu yang menabur kematian biasanya tidak diterima. Namun menurutnya, nuklir juga merupakan senjata pertahanan.

Tatarintsev menambahkan pemberkatan itu bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada negara lain yang memiliki senjata sejenis untuk melawan Rusia.

“Memberkatinya bukan agar senjata itu digunakan untuk tujuan tertentu, tetapi agar senjata itu memiliki efek [pertahanan] dan menjamin perdamaian sepenuhnya dapat diterima,” kata Tatarintsev dikutip CNNIndonesia dari Rusia Today International, Senin (12/8/2024).

Tatarintsev juga menyampaikan harapannya agar senjata nuklir tidak akan pernah digunakan karena itu sama saja menciptakan sebuah kerusakan yang besar yang tidak akan diterima oleh pihak mana pun dalam sebuah konflik.

Tatarintsev pun menjelaskan doa yang digunakan untuk memberkati senjata sudah ada sejak abad pertengahan. Doa itu memberikan tanggung jawab spiritual pribadi kepada pemiliknya agar tidak menyalahgunakannya untuk tujuan yang jahat.

“Ketika senjata diberkati, seorang prajurit memiliki tanggung jawab tidak hanya kepada komandannya, tetapi juga kepada Tuhan,” kata dia.

Imam agung itu juga mengatakan bahwa hampir semua senjata, termasuk tiga serangkai nuklir, dapat dianggap ‘suci’ jika digunakan untuk melindungi negara dan tempat-tempat suci yang terletak di wilayah mereka.

Terpisah, Kepala Gereja Ortodoks Rusia Patriark Kirill berulang kali meminta umat paroki untuk mendukung pasukan yang terlibat dalam kampanye militer Rusia di Ukraina.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Ia mengatakan para prajurit itu telah mengorbankan nyawa mereka untuk melindungi orang-orang Ortodoks di Donbass.

Bahkan sebelum konflik antara Moskow dan Kyiv pecah pada tahun 2022, Kirill telah menuduh Kyiv menekan dan mendiskriminasi Gereja Ortodoks Ukraina (UOC) yang notabenenya merupakan gereja terbesar di negara iru.

Kirill kemudian menuding dan mengungkit serangan fisik terhadap para pemimpin gereja, relik, dan tempat ibadah.

Kyiv pun akhirnya menanggapi hal itu dengan memasukkan Kirill ke dalam daftar orang yang dicari, karena diduga melanggar integritas dan kedaulatan teritorial Ukraina.

Otoritas Ukraina juga meningkatkan tindakan keras mereka terhadap UOC, mereka menuduh para pendetanya sebagai ‘agen Moskow’.

Tahun lalu, pemerintah Ukraina memperkenalkan sebuah RUU yang akan membuka jalan bagi pelarangan UOC. Namun, undang-undang tersebut telah terhenti sejak saat itu. [*/UT]

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca