BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

- Penulis

Selasa, 4 Maret 2025 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi cuaca buruk berpotensi akan terjadi di Kalbar. (Foto: RRI Aceh)

Foto Ilustrasi cuaca buruk berpotensi akan terjadi di Kalbar. (Foto: RRI Aceh)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kalimantan Barat agar mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem di wilayah itu.

BMKG memprakirakan cuaca ekstrem akan melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat pada periode 3 hingga 9 Maret 2025, di mana hujan dengan intensitas lebat diprediksi terjadi secara cukup merata di provinsi ini dengan potensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

“Dalam periode 3-5 Maret 2025 hujan lebat berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sintang,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Supadio, Erika Mardiyanti, di Sungai Raya, Selasa (4/3/2025).

Sementara pada periode 6-9 Maret 2025, wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat meliputi Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, Kota Singkawang, dan Kabupaten Sintang.

BMKG juga menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi dalam durasi panjang berpotensi menimbulkan berbagai dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, serta angin kencang.

Baca Juga :   BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

“Wilayah dengan topografi curam atau berbukit diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko longsor dan banjir bandang,” tutur Erika dilansir dari AntaraNews.

Meski demikian, BMKG menyatakan bahwa pasang air laut selama periode ini diprakirakan tidak akan signifikan dalam memicu banjir pesisir (rob). Sementara itu, gelombang laut di perairan sebelah barat Kalimantan Barat diprediksi dalam kategori rendah, dengan ketinggian kurang dari 1 meter.

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, namun tidak panik dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini. Masyarakat juga diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG melalui berbagai kanal resmi kami. Dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir,” katanya menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

51 ORANG UTAN Diselamatkan dari Karhutla Kalbar
MEMPRIHATINKAN! 4 Orang Utan Terjebak Karhutla
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca