BINTANG TIGA, Ibnu-Herman Berhasil Toreh Penghargaan RSUD Sultan Suriansyah

BINTANG TIGA, Ibnu-Herman Berhasil Toreh Penghargaan RSUD Sultan Suriansyah

SuarIndonesia – Keberhasilan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota H Hermansyah di penghujung tahun 2019 boleh dibilang spatakuler. Bagaimana tidak, politis PKS dan PDIP tersebut berhasil menyandang predikat Madya Bintang 3 yang diperoleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah.

“Ini sebuah prestasi yang sebelumnya banyak pihak mengkhawatirkan, tetapi saya dan Pak Wakil yakin akhinya jumpa pers akhir tahun 2019 benar-benar membawa kebahagian.’’ucap Walikota H Ibnu Sina dalam Press Conference Catatan 2019, di Hotel Best Western pada Minggu (29/12).

Pada jumpa pers yang didampingi Wakil Walikota H Hermansyah yang dipandu Asisten III Drs HN Jaya, Walikota mengakui tak membisa membendung kebahagian, karena penghargaan bergengsi rumah sakit predikat bintang madya diraih di penghujung tahun.

Keberhasilan tersebut sejalan dengan visi misi RPJMD keduanya yakni Kayuh Baimbai Menuju Banjarmasin Baiman (Bertakwa, Aman, Indah, Maju, Amanah dan Nyaman). Namun yang paling berkenan adalah berhasil menyandang predikat Madya Bintang 3 yang diperoleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah.

Bahkan awal tahun 2020, Rumah Sakit di Jalan Rantauan Darat itu mengoperasionalkan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. “Sungguh ini taruhan dan jarang terjadi di Indonesia, setelah 4 bulan dioperasikan dan langsung mendapatkan akreditasi dari KARS,” ungkap Walikota H Ibnu Sina.

Malah pada awal tahun 2020, lanjut Ibnu, langkahnya ada penandatangan nota kesepahaman atau MoU antara Pemko dan BPJS Kesehatan. Demikian sebagai persyaratan bahwa Rumah Sakit plat merah tersebut bisa melayani peserta BPJS Kesehatan.

“Itu bisa membantu warga kota untuk berobat dengan BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Selanjutnya, ia menerangkan percapaian lainnya adalah berkaitan dengan infrastruktur yakni pengerjaan trotoar Jl Ahmad Yani tahap kedua. Fasilitas publik tersebut sepanjang Km 1 sampai 6 dianggapnya sudah standar ramah difabel. Sarana trotoar ini sudah dilengkapi dengan lampu taman lengkap kursi.

Khusus terkait kebersihan, ia bakal bekerjasama dengan instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Mari kita jaga fasilitas publik itu bersama, jangan sampai nanti ada kesan kita bisa membangun tapi tidak bisa memelihara,” tuturnya.

Adapun percapaian lainnya di tahun 2019 yakni penciptaan Wirausaha Baru sebanyak 710 orang pada Tujuh SKPD, sampai dengan tahun 2019 sudah dilatih sebanyak 2.591 orang.

Terbangunnya fasilitas penunjang ruang Terbuka hijau di Lapangan Kamboja Jalan Anang Adenansi.

Belum lagi tersedianya 15 Unit angkutan gratis bagi pelajar dan difable. Ditambah 6 Unit angkutan massal untuk menunjang angkutan dalam kota.

Capaian prestasi kota sehat dari Swastisaba Wiwerda ke Swastisaba Wistara Tahun dan Predikat Madya Tahun 2019 untuk Penilaian Kota Layak Anak. Diluar itu masih banyak lainnya yang masih tak bisa disebut satu per satu.

Ibnu menjelaskan, pasa 2020 pembangunan RS dilanjutkan lagi dengan gedung tiga, sejaligus lift. “Jika gedung tiga dibangun maka tambahan lagi 100 tempat tidur,” tuturnya.

Kini RS Sultan Suriansyah memiliki 30 tempat tidur sehingga jika ditambah lagi pembangunan gedung tiga maka akan menjadi 130 tempat tidur.

Kemudian target selanjutnya pada 2021, pemko akan meningkatkan lagi status akreditasi menjadi bintang lima. “Tiga tahun ke depan kami target tingkatkan status level lima, demi meningkatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Sementara, Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin dr H Machli menegaskan lagi, pada senin ini akan dilakukan pemberkasan BPJS sehingga pada awal Januari bisa melakukan kerjasama dengan BPJS di Rumah Sakit Sultan suriansyah. (SU)

 506 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: