SuarIndonesia – Seluas 4 ribu hektare (ha) lahan sudah dilaksanakan penilaian atas tingkat keberhasilan tumbuh tanaman Rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS). Lahan seluas 4 ribu hektare tersebut sudau dinyakan berhasil direhab dan dikembalikan kepada pemangku (pemerintah).
Plt. Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hj. Fathimatuzzahra, menjelaskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) metetapkan sebanyak 48 perusahaan dengan jumlah izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) sebanyak 84 unit dengan luas + 60.000 hektare (Ha).
Dikatakannya, dari luas tersebut yang sudah dilaksanakan dari kewajiban antara 50 sampai 60 persen atau mencapai lebih dari 30 ribu hektare.
“Yang belum bisa dilakukan penilaian saat ini karena ada yang baru melakukan penanaman (P0) serta tahap pemeliharaan (P1) dan (P2).
Sebagian besar IPPKH bukan tidak melaksanakan rehab, namun masih dalam proses penyelesaian, karena kegiatan Rehabilitasi DAS oleh IPPKH atau pemegang izin persetujuan penggunaan kawasan hutan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan pendanaan dan jangka waktu pelaksanaan,” ujarnya, Jumat (18/3/2022).
Disebutnya, tindakan nyata di lapangan terkait peran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan adalah dengan menunjuk petugas yang bertanggung jawa melakukan pendampingan terhadap Rehabilitasi DAS.
Kemudian progres hasil dilapangan selalu dilaporkan kepada Kementerian LHK sebagai instansi yang berwenang untuk menetapkan sanksi terhadap kelalaian pelaksanaan
“Rehabilitasi DAS oleh IPPKH sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup NOMOR P.59/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 tentang Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai,” tutupnya.
Sebelumnya, Rudy M. Harahap, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, mewakili Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, menyebut seluas 20.351 hektare lahan kritis belum ditangani oleh 23 pemegang izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH). Disebutkan BPKP, pemegang IPPKH belum melaksanakan rehabilitasi lahan kritis senilai Rp536 miliar.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















