BERAS OPLOSAN DI KALSEL, Dinas Perdagangan Serahkan Penegakan Hukum kepada Pihak Berwajib

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, (SuarIndonesia/HM)

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, (SuarIndonesia/HM)

​SuarIndonesia -Berdasarkan temuan adanya dugaan peredaran beras oplosan di Kalimantan Selatan (Kalsel), Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib.

​Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi dan analisis awal.

“Kami hanya melakukan investigasi dan analisis. Selanjutnya, untuk penegakan hukum, diserahkan kepada pihak berwajib,” tegasnya. Jum’at (1/8/2025).

Bagiawan juga mengatakan pihak tengah berkoordinasi dengan pihak berwajib berwenang untuk menghentikan distribusi merek beras kemasan yang terindikasi dioplos.

“Ada tiga merek yang kami temukan beras oplosan saat investigasi.

Selain takarannya tak sesuai, juga kondisi berasnya memang tak sesuai kandungan yang tertera di kemasan,”ujarnya.​Menanggapi wacana keterlibatan anggota dewan dalam Satgas Pangan, Dinas Perdagangan menyambut baik hal tersebut.

Menurut Bagiawan, dengan dilibatkannya dewan, pengawasan di lapangan akan menjadi lebih tajam.

“Peredaran di lapangan, bilamana dewan dilibatkan, akan lebih tajam dalam hal pengawasan barang apa saja yang boleh dan tidak diedarkan,” tambahnya.

Baca Juga :   EMPAT PEJABAT ULM Bakal Dipanggil Terpisah di Jakarta, Pemeriksaan 16 Guru Besar Pihak LLDikti XI Kalimantan tak Dilibatkan

​Meskipun demikian, Bagiawan memastikan bahwa stok beras di Kalsel masih dalam kondisi aman karena surplus.

Dia menjelaskan bahwa persentase masyarakat yang mengonsumsi beras kemasan hanya orang tertentu.

Sementara mayoritas masyarakat Banjar dipastikan lebih memilih beras lokal.

​Secara terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, atau yang akrab disapa Paman Yani, meminta Dinas Perdagangan untuk lebih intensif dalam melakukan pengawasan di pasar, baik pasar tradisional maupun ritel modern.

Paman Yani juga meminta agar DPRD dilibatkan dalam Satgas Pangan untuk memastikan pengawasan berjalan lebih maksimal. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca