BELUM TEREALISASI, Janji Bangun Lima Lapangan Bola Masih

SuarIndonesia – Rencana pembuatan lapangan bola di setiap kecamatan di Kota Banjarmasin yang dijanjikan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sejak periode awal kepemimpinannya masih belum terealisasi atau tersendat.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, lapangan sepak bola yang sudah siap hanya di Kecamatan Banjarmasin Utara, yakni di kawasan Jalan HKSN.

“Lapangan bola yang sudah siap itu masih di HKSN. Meskipun ada rencana untuk menambah tribun. Jadi mini stadion,” ucapnya, saat meresmikan Jersey Baiman FC pada 24 Juni tadi.

Sedangkan untuk di empat kecamatan lainnya, progresnya masih dalam proses. Misalnya, untuk lapangan sepak bola di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur. Atau biasa disebut dengan nama Lapangan Rahayu.

“Sekarang sudah pemadatan. Ada rencana segera untuk perumputan, mengatur saluran drainase, kemudian sempat juga ada rencana mau dibikin sarana fisik lain. Tapi belum kami setujui,” jelasnya.

Menurutnya, lapangan itu tidak hanya jadi lapangan bola saja, namun juga bisa dipakai untuk kegiatan olahraga lain.

“Tapi nanti, akan kami tangani segera untuk kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur itu. Paling tidak di tahun 2023 sudah ada pembangunan,” janjinya.

Sedangkan di tiga kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Selatan juga bernasib serupa. Bahkan, ada yang masih dalam tahap pencarian lahan.

“Di Kecamatan Banjarmasin Selatan, itu sudah bagus, hanya luasannya yang agak kurang. Walaupun mungkin sudah agak aman karena sudah dipagar keliling,” ungkapnya.

Kemudian untuk pengadaan lapangan sepak bola di Kecamatan Banjarmasin Tengah, menurut Ibnu memang belum dilakukan lantaran ketiadaan lahan.

“Yang tahun ini akan kami siapkan adalah lapangan sepak bola di Kecamatan Banjarmasin Barat. Saat ini masih proses negosiasi untuk pembelian lahan masyarakat,” ungkapnya.

“Di daerah Pelambuan dan sekitarnya itu ada lokasi yang cukup bagus untuk lapangan sepak bola. Dan tidak jauh di pinggir sungai juga. Jadi, bisa diakses dari sungai. Semoga bisa diwujudkan,” imbuhnya.

Terpisah, pengadaan lahan untuk sepak bola di tiap kecamatan di Kota Banjarmasin ini memang terkesan sulit.

Pasalnya, Kota Banjarmasin sendiri sudah kekurangan lahan yang benar-benar kosong. Kalaupun ada lahan, kemungkinan besar, harganya cukup tinggi.

Kepala Bidang Olahraga di Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin, Roenissa menjelaskan, saat ini pengadaan lahan untuk lapangan sepak bola, ada di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

“Kami baru bisa memulai pembangunan, apabila sudah ada lahannya. Alias sudah selesai proses pengadaannya,” jelasnya.

Di sisi lain, meski sudah ada lahan untuk dibuat lapangan sepak bola, tampaknya juga tak begitu dimaksimalkan oleh dinas terkait. Pembangunan, juga masih tak begitu tampak.

Seperti lapangan bola yang ada di Kecamatan Banjarmasin Timur, atau dikenal dengan Lapangan Rahayu. Alih-alih ada tiang gawang, di situ, hanya berupa lapangan kosong dan terbuka.

Bahkan, Salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lapangan, bernama Hidayatullah, mengaku kerap melihat lapangan itu disalahgunakan. Jadi tempat berkumpul untuk minuman keras.

“Cukup sering. Mau menegur, takut. Mestinya, kalau memang belum diapa-apakan, kan bisa diberi pembatas. Dipagari misalnya, agar orang-orang tidak bisa masuk,” jelasnya.

Disinggung terkait hal itu, Kepala Bidang Olahraga di Disbudporapar Banjarmasin, Roenissa, mengatakan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti hal itu.

“Kami sudah menghubungi penjaga lapangan. Dan adanya kabar bahwa lapangan disalahgunakan itu tidak ada,” ucapnya.

“Tapi nanti, akan kami pantau lagi. Kalau memang ditemukan, akan kami sikapi. Akan kami laporkan ke lurah setempat. Kalau perlu, berkoordinasi dengan satpol pp untuk melakukan pendampingan,” tekannya.

Lebih jauh, ketika disinggung terkait bagaimana dengan kelanjutan progres pembangunan lapangan sepak bola di Kecamatan Banjarmasin Timur itu, Roenissa mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu.

“Saya baru tiga pekan menjabat sebagai kepala bidang,” tutupnya. (SU)

 161 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!