BELASAN Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah rumah warga di Dusun Jakatan Masupa, Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Telawang, Kabupaten Kapuas, terendam banjir bandang, Rabu (20/8/2025). (ANTARA/HO-BPBD Kapuas)

Sejumlah rumah warga di Dusun Jakatan Masupa, Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Telawang, Kabupaten Kapuas, terendam banjir bandang, Rabu (20/8/2025). (ANTARA/HO-BPBD Kapuas)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) melaporkan sebanyak 11 rumah warga di Dusun Jakatan Masupa, Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Telawang hanyut diterjang banjir bandang.

“Kemarin siang sekitar pukul 12.00 WIB, kita sudah memberangkatkan tim menuju lokasi untuk melaksanakan kaji cepat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandingan di Kuala Kapuas, Kamis (21/8/2025).

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasikan dengan Camat Mandau Talawang dan Kepala Dinas Sosial Kapuas, serta melaporkan kepada Wakil Bupati Kapuas, terkait kondisi di lokasi banjir.

“Untuk kejadian banjir itu posisinya di Dusun Jakatan Masupa. Dusun Jakatan Masupa termasuk dalam Desa Tumbang Manyarung. Info terbaru di Desa Tumbang Manyarung, juga terdampak, dan ada sekitar enam unit rumah juga terseret banjir, namun belum bisa dipastikan secara pasti karena rata-rata rumah sudah tenggelam,” kata Pangeran, sebagaimana dilansir dari ANTARANews.

Peristiwa banjir bandang yang datang secara tiba-tiba pada Rabu (20/8/2025) setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sungai dalam beberapa hari. Debit air yang meningkat drastis membuat aliran sungai meluap dan menghantam permukiman warga di bantaran sungai.

Baca Juga :   MAKLUMAT Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan oleh Kapolda Kalteng

Meski tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Warga yang kehilangan tempat tinggal kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun ke fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah desa.

BPBD Kapuas mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir agar tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat juga diminta mengutamakan keselamatan jiwa dengan segera mengungsi bila air sungai mulai naik.

Banjir bandang di Dusun Jakatan Masupa menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah perbukitan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
LAKA MAUT di Palangka Raya, 2 Warga dan 1 Polisi Tewas
SEMBILAN Tongkat Komando Perangi Narkoba di Kalteng
PENERBANGAN ke Muara Teweh Dibatalkan Akibat Kabut Asap
KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker
LAHAN Kawasan Pulau Bromo Terbakar, Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bergerak Padamkan
KARHUTLA Kalteng: 12 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:46

BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25

CEGAH Karhutla Meluas ke Hutan Lindung LA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:04

MANTAN KAJARI HSU Terberat Hadapi Tuntutan Hukuman Dibanding Dua Anak Buahnya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:03

LAHAN Kawasan Pulau Bromo Terbakar, Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bergerak Padamkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48

WASPADA! Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Empat Perairan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55

CEGAH KARHUTLA, Petani Diimbau Buka Lahan Secara Manual

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:42

RATUSAN EKOR TRENGGILING Dibantai Para Pemburu Liar di Kawasan Hutan Kalsel dari Pengungkapan Kasus Polda

Berita Terbaru

Konferensi pers pengungkapan sindikat jaringan produksi dan penjualan meterai palsu di Polda Metro Jaya, Rabu (19/8/2026). (Foto: Kompas.com/Thalita D)

Hukum

DPR Minta Diusut Aliran Uang Pemalsuan Meterai

Jumat, 21 Agu 2026 - 00:30

Deklarasi akbar perang terhadap narkoba di Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya, Kamis (20/8/2026). (Foto: Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

SEMBILAN Tongkat Komando Perangi Narkoba di Kalteng

Kamis, 20 Agu 2026 - 21:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca