WASPADA! Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Empat Perairan

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Nelayan beraktivitas di tengah gelombang air laut. (Foto: HO-Shutterstock)

Foto Ilustrasi - Nelayan beraktivitas di tengah gelombang air laut. (Foto: HO-Shutterstock)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat khususnya pengguna jasa pelayaran untuk mewaspadai gelombang tinggi air laut mencapai 2,5 meter yang berpotensi terjadi di empat wilayah perairan Kalimantan Selatan, berlaku mulai Kamis (20/8/2026).

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru BMKG Kalsel Uli Mahanani di Banjarbaru, Rabu, mengatakan potensi gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter tersebut terjadi di perairan Banjarmasin, Kotabaru, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu.

“Waspada bagi nelayan saat berlayar menggunakan perahu, operator kapal tongkang, kapal feri, dan kapal berukuran besar terhadap potensi gelombang tinggi yang berpotensi merata hingga mencapai 2,5 meter di seluruh wilayah itu,” ujar Uli, dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan kondisi cuaca di empat perairan tersebut secara umum diprakirakan cerah berawan sejak dini hari hingga malam hari dengan kecepatan angin berkisar 12 hingga 18 knot per jam, sedangkan arus laut diprakirakan mencapai satu hingga dua knot.

Di perairan Banjarmasin, angin diprakirakan mencapai 17 knot dengan gelombang 1,25 hingga 2,5 meter, suhu 25 hingga 30 derajat Celsius, serta arus sekitar satu knot. Perairan Kotabaru diprakirakan memiliki angin 12 knot, suhu 26 hingga 28 derajat Celsius, dan arus satu knot.

Sementara itu, perairan Tanah Laut diprakirakan kecepatan angin hingga 18 knot dengan suhu 27 hingga 28 derajat Celsius dan arus dua knot. Adapun perairan Tanah Bumbu diprakirakan memiliki angin 14 knot, suhu 27 hingga 28 derajat Celsius, serta arus sekitar satu knot.

Baca Juga :   PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas

Selain kondisi perairan, BMKG memprakirakan cuaca Kalimantan Selatan pada Kamis secara umum cerah hingga cerah berawan.

Namun, sejumlah wilayah berpotensi mengalami udara kabur pada pagi hari, antara lain Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, dan Hulu Sungai Tengah.

Suhu udara di Kalimantan Selatan diprakirakan berkisar 22 hingga 37 derajat Celsius dengan kelembapan relatif 34 hingga 94 persen dan kecepatan angin hingga 23 kilometer per jam.

BMKG memprakirakan cuaca di beberapa destinasi wisata yakni di Loksado, Pulau Kembang, Waduk Riam Kanan, Pasar Terapung, Nateh, Pantai Angsana, Teluk Tamiyang, dan Pantai Takisung secara umum cerah hingga cerah berawan, berlaku pada periode prakiraan mulai Kamis (20/8) pukul 02.00 Wita.

“Kami mengimbau nelayan, operator kapal, wisatawan, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan untuk memperhatikan informasi cuaca dan kondisi gelombang sebelum melakukan kegiatan guna mengantisipasi risiko keselamatan akibat perubahan kondisi laut,” ujar Uli Mahanani. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor
TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca