SALAT ISTISQA Berjamaah di Kalsel, Di Tengah Situasi Diselimuti Kabut Asap Memohon Diturunkan Hujan

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gelar Salat Istisqa berjamaah dengan  Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.

Ini di tengah-tengah saat situasi wilayah Kalsel diselimuti kabut asap, Rabu (19/8/2026) pagi.

Memohon kepada Allah SWT, mengatasi dampak musim kemarau panjang serta maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pelaksanaan dibimbing KH. Muhammad Mukri Yunus yang memimpin jalannya ibadah shalat dan Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd.

Kegiatan ibadah ini dilakukan sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon petunjuk dan diturunkannya hujan, mengingat kondisi kekeringan di wilayah Kalsel yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Kapolda sampaikan bahwa dampak kekeringan saat ini telah dirasakan langsung masyarakat, mulai dari munculnya titik api dan kabut asap yang mengganggu aktivitas harian, hingga penurunan produktivitas di sektor pertanian dan perternakan.

“Sudah satu bulan lebih kita di Kalsel tidak turun hujan. Titik api dan asap mulai mengganggu kegiatan masyarakat, sektor pertanian, perternakan, serta roda perekonomian.

Melalui Salat Istisqa ini, kita memohon ampunan dosa dan berdoa agar Allah SWT segera menurunkan hujan,” ujar Kapolda.Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Kalsel untuk mengagendakan dan melaksanakan kegiatan serupa bersama masyarakat setempat.

 

Dukungan senada disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H. Supian HK.

Ia mengapresiasi inisiatif Polda Kalsel dan berharap upaya doa bersama ini dapat membawa keberkahan serta memulihkan kondisi wilayah.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Lanjut Usia Tergeletak Tak Bernyawa di Siring Pasar Tungging

“Ini adalah hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Kemarau dan asap tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga menyebabkan gangguan pada penerbangan dan transportasi.

Kami mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk turut serta memohon doa, baik secara berjamaah maupun mandiri,” tutur Supian HK.

Sementara itu, KH. Muhammad Mukri Yunus  mengingatkan pentingnya berserah diri dan mengintrospeksi diri.

Menurutnya, Salat Istisqa merupakan bentuk itba’ atau meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam menghadapi ujian bencana alam.

“Salat pada hakikatnya adalah doa. Bencana dan kerusakan yang terjadi tidak lepas dari ulah manusia sendiri.

Karena itu, kita wajib berikhtiar dan memohon ampunan agar doa serta harapan kita dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Melalui Salat Istisqa serentak ini, diharapkan kondisi cuaca di Kalsel dapat segera membaik dan ancaman karhutla dapat teratasi. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca