Bekas Kasubag Umum TVRI Banjarmasin Dipenjara 2 Tahun

Bekas Kasubag Umum TVRI Banjarmasin Dipenjara 2 Tahun

Yasir Al Fatah, ketika ditangkap

Suarindonesia – Meski dapat bonis penjara selama dua tahun, Yasir Al Fatah, bekas Kasubag Umum TVRI Banjaramsin ini, akan menghadapi perkara lainnya yakni soal pemalsuan tandantangan.

Ironisnya, lagi justru saudara terdakwa bernama Nadimah juga mengadukan terdakwa karena menyangkut penipuan.

Ketukan palu vonis itu dari majelis hakim diketuai hakim Eddy pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin atas perkara  penipuan.

Pada perkara pertama penipuan dan penggelapan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Suwarti, menuntut terdakwa selama 2 tahun enam bulan.

Karena secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 372 jo 378 KUHPidana.

Dari kasusnya, terdakwa Yasir Al Fatah sempat menjadi buroan, ditangkap anggota Resmob Polda Kalsel di Balikpapan beberapa waktu lalu dan kemudian digiring ke Banjarmasin.

Korbannya banyak namun yang membuat laporan ke pihak polisi ada beberapa orang saja, dan laporan yang korban buat juga terpisah.

Salah satu korbannya berinisial Tri Y S, yang merasa ditipu ratusan juta rupiah.

Modus penipuan yang dilakukan dengan cara menjanjikan korban untuk mendapatkan pekerjaan pengadaan peralatan keperluan TVRI.

Yang membuat para korban percaya karena pelaku merupakan seorang Penggawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat Kasubag Umum di TVRI Kalsel.

Tersangka juga menjanjikan akan memberikan pekerjaan proyek pengadaan yang ada di TVRI Banjarmasin.

Memang awalnya berjalan lancar, tetapi ujung-ujungnya uang para pelapor hilang tak tentu rimbanya.

Pengadaan TVRI tidak hanya untuk di Kalsel, tetapi juga di Kalteng , Kaltim dan Jawa Tengah dengan nilai Rp12 miliar, maka oleh pelapor dilakukan urunan dana untuk mengadakan pengadaan dimaksud, (ZI)

 623 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: