BANJIR KAPUAS: 9.642 Jiwa Terdampak

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir yang melanda pada beberapa desa di Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kamis (30/1/2025). (ANTARA/HO-BPBD Kapuas)

Kondisi banjir yang melanda pada beberapa desa di Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kamis (30/1/2025). (ANTARA/HO-BPBD Kapuas)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melaporkan ada sebanyak 3.569 KK dan 9.642 jiwa, serta lima warga mengungsi dampak musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Kapuas Tengah.

“Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kapuas, selama tiga hari di lapangan pada 26-29 Januari 2025, bahwa ada enam desa yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Ahmad M Saribi di Kuala Kapuas, Kamis (30/1/2025.

Enam desa yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah itu yakni, Desa Barunang, Karukus, Bajuh, Tapen, Pujon dan Merapit. Dalam musibah tersebut, meredam ratusan rumah dan fasilitas umum di wilayah tersebut, akibat dari curahan hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari ke belakang yang mengakibatkan air sungai di wilayah setempat meluap.

Untuk Desa Barunang, jumlah korban terdampak ada sebanyak 422 KK dan 1.155 jiwa. Rumah yang terendam ada sebanyak 135 rumah, dua rumah ibadah, dua sarana pendidikan, satu sarana kesehatan, empat fasilitas umum dan dua akses jalan.

“Sedangkan dari akibat dampak banjir tersebut, ada sebanyak 14 rumah mengalami rusak dan satu fasilitas kesehatan rusak,” katanya.

Desa Karukus, korban terdampak ada sebanyak 11 KK dan 42 jiwa, 11 rumah terendam, fasilitas umum dan akses jalan. Desa Bajuh, korban terdampak ada sebanyak 670 KK dan 2.760 jiwa, 668 rumah terendam, dua rumah ibadah, enam sarana pendidikan, dua sarana kesehatan, satu fasilitas umum serta tujuh akses jalan.

Desa Tapen, korban terdampak ada sebanyak 379 KK dan 891 jiwa, 283 rumah terendam, tiga rumah ibadah, tiga sarana pendidikan, empat salitas umum serta satu akses jalan. Desa Pujon, korban terdampak ada sebanyak 1.017 KK dan 2.036 jiwa, lima mengungsi, 610 rumah terendam, rumah ibadah dan sarana pendidikan masing-masing tujuh, lima fasilitas umum, serta 24 akses jalan.

Baca Juga :   SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Kemudian, korban terdampak di Desa Marapit ada sebanyak 870 KK dan 2.760 jiwa, 668 rumah terendam, lima rumah ibadah, tujuh sarana pendidikan, enam fasilitas umum serta tujuh akses jalan.

Upaya yang telah dilakukan, BPBD sudah menerjunkan TRC untuk melaksanakan kaji cepat di lokasi bencana banjir, melakukan koordinasi dengan TNI-Polri, pihak kecamatan, desa dan perusahaan besar swasta (PBS) untuk penanganan bencana banjir di Kecamatan Kapuas Tengah.

“Pemkab Kapuas, PBS dan BWS Kalimantan II telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak dan pengungsi di desa-desa yang ada di Desa Barunang dan Pujon,” terangnya.

Rencananya, pihaknya akan melakukan pemetaan desa-desa yang sering terjadi bencana banjir agar dilakukan realokasi ke tepat yang lebih aman dari bencana banjir, pengerukan DAS Kapuas yang sudah dangkal di wilayah setempat, membentuk Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) dan Desa Tangguh Bencana (Destana) di masing-masing desa yang rawan terjadi bencana banjir, serta memberikan bantuan berupa perahu karet kecamatan-kecamatan yang sering terjadi bencana banjir.

“Untuk saat ini, kondisi banjir di beberapa desa wilayah Kecamatan Kapuas Tengah, berangsur surut,” tutur Saribi dilansir dari AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
LAKA MAUT di Palangka Raya, 2 Warga dan 1 Polisi Tewas
SEMBILAN Tongkat Komando Perangi Narkoba di Kalteng
PENERBANGAN ke Muara Teweh Dibatalkan Akibat Kabut Asap
KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker
LAHAN Kawasan Pulau Bromo Terbakar, Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bergerak Padamkan
KARHUTLA Kalteng: 12 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:46

BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25

CEGAH Karhutla Meluas ke Hutan Lindung LA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:04

MANTAN KAJARI HSU Terberat Hadapi Tuntutan Hukuman Dibanding Dua Anak Buahnya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:03

LAHAN Kawasan Pulau Bromo Terbakar, Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bergerak Padamkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48

WASPADA! Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Empat Perairan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55

CEGAH KARHUTLA, Petani Diimbau Buka Lahan Secara Manual

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:42

RATUSAN EKOR TRENGGILING Dibantai Para Pemburu Liar di Kawasan Hutan Kalsel dari Pengungkapan Kasus Polda

Berita Terbaru

Konferensi pers pengungkapan sindikat jaringan produksi dan penjualan meterai palsu di Polda Metro Jaya, Rabu (19/8/2026). (Foto: Kompas.com/Thalita D)

Hukum

DPR Minta Diusut Aliran Uang Pemalsuan Meterai

Jumat, 21 Agu 2026 - 00:30

Deklarasi akbar perang terhadap narkoba di Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya, Kamis (20/8/2026). (Foto: Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

SEMBILAN Tongkat Komando Perangi Narkoba di Kalteng

Kamis, 20 Agu 2026 - 21:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca