Suarindonesia – Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata RI Rizki Handayani menilai destinasi wisata milik Banjarmasin cukup layak masuk kalender wisata nasional.
Bahkan mulai sekarang 36 even Kalender Wisata Banjarmasin 2019 telah dilaunching di Kick Off sudah resmi masuk daftar pada calender Destinasi Wisata Nasional, kata Rizki Handayani pada Kicf Off Calender Events Banjarmasin, di Balairung Soesilo Sudarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Jalan Merdeka Barat No 17 Jakarta Pusa, Senin (18/02/2019) siang.
Di hadapan Wakil Gubernur Kalse H Rudy Resnawan, Wakil Menteri Luar Negeri RI juga tetua warga Banjar H Abdurahman M Fachir, Ketua DPRD Kalsel H Burhanuddin, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor, Bupati HSU HM Wahid, Wakil Walikota H Hermansyah, Duta Besar Negara sahabat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Banjarmasin, Deputi juga mengaku salut dengan kerja keras jajaran Pemeritah Kota yang dengan gigih hingga mampu menyakinkan kementerian untuk bisa masuk dalam destinasi wisata.
Namun yang perlu diingat dari 36 even diharapkan dipilih yang paling mampu menarik, dan selaras dengan even kalender wisata di Kalsel dan daerah lainnya, agar tepat sasaran dan tercapai apa yang diinginkan warga Banjarmasin dan Kalsel pada umumnya.

Wakil Menteri Luar Negeri RI yang juga tetua warga Banjar H Abdurahman M Fachir mengaku salut dengan Walikota H Ibnu Sina dengan Wakil Walikota H Hermansyah, yang sudah gigih dan mampu mempromosikan pariwaita ke luar.
“Janganlah jadi pemain di dalam daerah sendiri tetapi yakin dan optimislah untuk bisa menjadi pemenang di luar daerah seperti apa yang dikampanyekan di Bundaran HI itu sangat benar dalam melakukan promosi wisata,’’ papar AM Fachir.
Bahkan langkah mempromosikan pariwisata yang ke luar ini, sebuah terobosan yang sangat kreaktif dan berani melakukan promosi wisata keluar hingga 36 kalender pariwisata kini sudah masuk dalam destinasi dalam mempromosikan pariwisata di Kementrian.
Sedangkan Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan memuji kinerja Pemerintah Kota dan harapan untuk menjadi Balinya Indonesia yang ke 11 sangatlah tepat dengan banyaknya objek wisata yang selama membutuhkan keseriusan dalam promosi yang berkelanjutan.
Mantan Walikota Banjarbaru ini mengharapkan Banjarmasin sebagai ibukota provinsi Kalsel mampu menarik wisatawan yang lebih banyak lagi hingga juataan dan jangan berhenti pada 600 atau 700 ribu saja.

Di sisi lain Wlwagub juga mengaku heran dan bingung dengan mengapa tiket pesawat sangat mahal. Bahkan untuk jalan-jalan ke dalam negeri malah lebih mahal dibanding ke luar negeri.
Walikota H Ibnu Sina mengatakan tekadnya melakukan promosi hingga Kicf Off Calender Off Events Banjarmasin 2019 dilaunching di Kantor Kementerian Pariwisata ini dikarenakan memang bertujuan melamar Banjarmasin menjadi Balinya ke 11 di Indonesia.
Kini 36 even kalender wisata Banjarmasin sudah tercatat menjadi destinasi wisata Indonesia yang tentunya menjadi kebangaan tersendiri bagi warga Banua.
Jarena itulah ke depan target kunjungan wisata menjadi 750 ribu turis wisatawan manca daerah maupun dan manca negera jika perlu tembus 1 juta setiap tahunnya.
Peluncuran kalender wisata yang dikemas dengan megah dan mewah juga banyak dihadiri undangan maupun mitra kerja pemko yang dimeriahkan bazaar maupun ditampilan aneka tari khas Banjar yang dipadu dengan pernik-pernik modern yang sebelumnya diawali makan siang dengan menu masakan khas Banjar, seperti sate, lontong, nasi kuning, hingga jajajan 41 macam.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















