BANJARMASIN OGAH Disebut Ada Klaster Perkantoran

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2020 - 21:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko Banjarmasin dinyatakan terkonfirmasi positif CoVID-19. Lima ASN tersebut tersebar di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kendati demikian, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin Machli Riyadi yang sebelumnya membeberkan soal ini enggan jika telah terjadi klaster perkantoran di Pemko Banjarmasin.

“Tak bisa disimpulkan (klaster perkantoran). Karena hanya satu dua orang saja. Jadi tidak bisa disebut sebagai klaster perkantoran,” ujar Machli di balai kota, (16/10/2020).

Selain itu, Machli yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin membantah jika ada kantor dari ASN yang dinyatakan positif itu ditutup.

Alasannya tak menutup kantor karena pihaknya telah melakukan penelusuran dengan melakukan Swab kepada seluruh pegawai setiap kantor. Dan hasilnya negatif.

Selain itu, Machli juga mengimbau para pegawai untuk kembali mempertimbangkan jika ingin keluar daerah. Terlebih ke daerah yang masih berstatus zona merah. Tujuannya tak lain untuk menghindari adanya penambahan kasus lainnya.

Lantas, apakah hanya itu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster perkantoran? Menjawab hal itu, Machli mengaku bakal lebih memperketat upaya tracking.

Baca Juga :   JURU PARKIR Penuh Bertato Aniaya Tetangga Hingga Usus Terburai

Hal itu diambil, sekali lagi sebagai upaya-upaya untuk mewaspadai klaster perkantoran, termasuk mengantisipasi gelombang kedua COVID-19.

“Selain edukasi tanpa henti, kami juga melakukan upaya tracking yang cukup ketat. Misalnya, apabila satu orang positif, kami targetkan mencari 30 orang yang kontak erat dengan yang bersangkutan,” tuntasnya.

Sebelumnya Machli membeberkan, lima ASN yang terkonfirmasi positif tersebut tak memiliki tanda-tanda gejala terinfeksi CoVID-19. Dengan kata lain mereka dinyatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

“Mereka cukup menjalani Isolasi mandiri saja karena memang tanpa gejala. Mereka sudah memasuki hari ketiga perawatan. Semoga segera pulih,” harapnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kelima ASN ini berasal dari instansi berbeda. Dari hasil penelusuran, memang ada yang memiliki riwayat datang dari luar daerah. “Juga ada yang tertular di tempat kita, karena dia tak ada ke luar daerah,” jelasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca