PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUMAH warga di Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah usai terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BPBD Sigi)

RUMAH warga di Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah usai terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BPBD Sigi)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, pukul 10.27 WIB.

BMKG mengonfirmasi bahwa episentrum atau pusat gempa bumi tersebut terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.

“Gempa bumi tersebut berkategori dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami,” sebut BMKG dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Selang tiga menit pascagempa utama, lembaga pemantau geologi internasional (USGS) juga mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 yang berpusat di 44 kilometer timur tenggara Palu dengan kedalaman yang sama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengenai dampak kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat guncangan kuat tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak di sisa guncangan, serta tetap waspada terhadap potensi munculnya rangkaian gempa bumi susulan yang masih mungkin terjadi.

Basarnas dan BPBD siapkan tenda darurat

Sementara itu, dilansir dari Antara, Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan tenda darurat di kawasan Rumah Sakit (RS) Undata Palu, Sulawesi Tengah setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu dan sekitarnya.

“Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kondisi mendesak, sekaligus langkah mitigasi oleh pemerintah,” kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu atau Basarnas Muh Rizal di Palu, Selasa (16/6/2026).

Ia mengemukakan dari hasil pemantauan lapangan dilakukan pihaknya dan BPBD setempat, terjadi kerusakan pada bagian plafon bangunan auditorium Universitas Tadulako Palu dampak dari guncangan.

Baca Juga :   BMKG: EL NINO Diprediksikan Bertahan hingga Kuartal I 2027

Dari koordinasi dengan para pihak, dilaporkan sejauh ini tidak terdapat kerusakan material yang signifikan di Kota Palu dan kondisi masyarakat dalam keadaan aman.

“Belum ada laporan korban jiwa dari peristiwa itu. Pendataan warga terdampak gempa terus dilakukan oleh tim reaksi cepat (TRC),” ujarnya.

Berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) titik koordinat gempa 1,04 LS – 120,23 BT atau 42 kilometer arah Tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menegaskan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami, karena pusat gempa berada di darat, gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah terdampak yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, guncangan menyebabkan kepanikan masyarakat yang berhamburan keluar rumah, maupun bangunan untuk menyelamatkan diri.

“Kami meminta masyarakat tidak panik dan selalu memperbaharui informasi dari pemerintah. Kami juga meminta masyarakat menyaring informasi di media sosial supaya tidak terjebak hoaks,” ucap Rizal.

Data sementara dirilis BPBD Sulawesi Tengah sekitar delapan orang menjadi korban, dua diantaranya luka berat patah tulang dan benturan kepala warga Desa Kamarora, kemudian enam orang mengalami luka ringan di Kabupaten Sigi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERSISA 55 Korban KM Virgo Belum Ditemukan, Kini Tim Optimalkan Penyisiran
KABAKARAN di Gang Damai, Dua Rumah Terdampak
TERJADI BERUNTUN Karhutla di Kawasan Tambikar Kanan Perbatasan Banjar-Banjarmasin
TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng
POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi
BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:01

TERSISA 55 Korban KM Virgo Belum Ditemukan, Kini Tim Optimalkan Penyisiran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:40

KABAKARAN di Gang Damai, Dua Rumah Terdampak

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:33

TERJADI BERUNTUN Karhutla di Kawasan Tambikar Kanan Perbatasan Banjar-Banjarmasin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:04

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:58

BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53

KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:28

HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI

Berita Terbaru

Kalsel

KABAKARAN di Gang Damai, Dua Rumah Terdampak

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:40

Petugas memasang garis polisi di lokasi penangkapan dia terduga teroris di Desa Tomoli Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (2/10/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Hukum

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:25

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca