AS-JERMAN Gagalkan Rencana Rusia Bunuh Bos Senjata Jerman

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2024 - 22:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Rheinmetall Armin Papperger dilaporkan menjadi target rencana pembunuhan Rusia. [Julian Stratenschulte/DPA/Picture Alliance]

CEO Rheinmetall Armin Papperger dilaporkan menjadi target rencana pembunuhan Rusia. [Julian Stratenschulte/DPA/Picture Alliance]

SuarIndonesia — Dugaan rencana Rusia untuk membunuh kepala eksekutif produsen senjata terkemuka Jerman digagalkan awal tahun ini oleh otoritas AS dan Jerman, demikian media AS CNN melaporkan pada Kamis (11/07/2024) kemarin.

Penyiar CNN mengutip lima sumber, termasuk seorang pejabat senior pemerintah Jerman, dan melaporkan bahwa CEO Rheinmetall Armin Papperger menjadi target karena pengiriman senjata perusahaan tersebut ke Ukraina.

Badan-badan intelijen AS dilaporkan telah memberi tahu rekan di dinas intelijen Jerman bulan Mei lalu mengenai rencana tersebut, yang kemudian mengambil tindakan untuk melindungi Papperger.

The New York Times juga melaporkan rencana ini. Media tersebut mengutip apa yang dikatakan oleh beberapa pejabat Barat, seperti halnya surat kabar Inggris Financial Times yang mengatakan pihaknya telah berbicara dengan diplomat NATO.

Menurut CNN, Kremlin merencanakan serangkaian pembunuhan yang menargetkan tokoh-tokoh senior di industri senjata Eropa. Mereka yang diincar adalah orang yang menduduki posisi tertentu di perusahaan yang mendukung angkatan bersenjata Ukraina dalam melawan Rusia.

Namun rencana terhadap Papperger dikatakan sebagai yang paling matang dibandingkan rencana lainnya.

Rheinmetall menolak berkomentar
Rheinmetall belum mengomentari laporan tersebut. Dalam sebuah pernyataan kepada sejumlah kantor berita, Rheinmetall mengatakan bahwa “langkah-langkah yang diperlukan selalu diambil” melalui konsultasi rutin dengan otoritas keamanan.

Papperger mengatakan kepada Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ) edisi Jumat (12/7/2024) bahwa dia memperkirakan perang di Ukraina akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang. Karenanya, ia memperkirakan omset Rheinmetall akan meningkat hingga 40% pada 2024.

“Rusia telah mengubah seluruh basis industri perusahaan menjadi ekonomi masa perang,” katanya. “Itu bisa berlangsung selamanya.”

Berbicara di KTT NATO minggu ini di Washington, Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, menolak mengomentari “laporan yang bersifal individu”. Namun, dia mengatakan bahwa Rusia telah menunjukkan pola “melakukan operasi permusuhan terhadap sekutu NATO” termasuk serangan siber dan serangan racun.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Penasihat Komunikasi Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan dia “tidak bisa berbicara tentang urusan dinas rahasia.” Namun ia mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin percaya bahwa “dukungan yang diberikan Barat kepada Ukraina adalah satu-satunya hal yang memperpanjang perang ini.”

Saat ditanya tentang hal itu pada konferensi pers di NATO, Kanselir Jerman Olaf Scholz menolak mengomentari laporan tersebut. Namun Scholz mengatakan pemerintah sangat menyadari banyaknya ancaman yang dihadapi.

Di sela-sela KTT NATO, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menyatakan bahwa laporan CNN menegaskan “perang agresi hibrida” Rusia terhadap sekutu Eropa.

Dia mengatakan kampanye Rusia “kembali menggarisbawahi bahwa kita sebagai orang Eropa perlu melindungi diri sendiri semaksimal mungkin dan tidak bersikap naif.”

Juru bicara menteri luar negeri mengatakan pemerintah Jerman “tidak terintimidasi oleh ancaman Rusia” dan akan “terus melakukan semua yang bisa dilakukan untuk mencegah kemungkinan ancaman di Jerman.”

Rheinmetall, produsen senjata terbesar di Jerman
Rheinmetall, salah satu produsen senjata terbesar di Jerman dan terbesar kelima di Eropa, mulai meningkatkan produksi artileri dan peluru tank setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

Pada Mei 2023, mereka mengumumkan usaha patungan dengan Ukroboronprom, pabrikan militer milik negara Ukraina, untuk membangun dan memperbaiki tank di Ukraina agar lebih dekat ke garis depan.

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, sekutu dekat Putin, mengatakan Rusia akan membalas langkah ini dengan menargetkan fasilitas Rheinmetall yang didirikan di Ukraina.

Selain itu, Rheinmetall menjadi berita utama di seluruh Jerman pada bulan Mei ketika mengumumkan kesepakatan sponsorship dengan klub sepak bola Bundesliga Borussia Dortmund menjelang final Liga Champions. (*/UT]

*) Deutsche Welle (DW) – detikNews

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca