ARY BASTARI, Komisaris Utama Bank Kalsel Raih Gelar Doktor

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2020 - 22:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisaris Utama Bank Kalsel Ary Bastari akhirnya menyelesaikan Program Studi Doktor (S3) Ilmu Manajemen/MSDM pada Program Pascasarjana di Universitas Negeri Jakarta.

Keberhasilan di tengah kesibukannya sebagai Komisaris Utama Bank Kalsel, Ary Bastari mampu menyelesaikan program Studi Doktornya dalam waktu yang cukup singkat, selama 2 tahun 11 bulan dengan menyabet predikat kelulusan Cumlaude dengan IPK 3,90.

Sebelum menyandang gelar Doktor, Ary Bastari terlebih dahulu mengikuti Ujian Disertasi Terbuka melalu video teleconference zoom pada tanggal 21 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB lalu.

Kegiatan Ujian Disertasi Terbuka tersebut dihadiri oleh Ketua MPR RI, Gubernur Provinsi Kalsel, Wakil Gubernur Provinsi Kalsel, Sekretaris Daerah beserta Staf Khusus Gubernur Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Provinsi Kalsel beserta para undangan lainnya baik dari Lembaga Pemerintahan, Akademisi, Media, maupun dari Keluarga Besar Bank Kalsel.

Selain itu Ujian Disertasi juga terasa lengkap karena dihadiri pula oleh 3 Rektor dari Universitas Swasta dengan diuji oleh 6 Guru Besar Universitas Negeri Jakarta.

Ada pun desertasi yang dibawakan Ary Bastari yaitu Model Kinerja Pelayanan Melalui Motivasi Kerja : Analisa Kepemimpinan Transformasional, Managerial Coaching, dan Komitmen Organisasional (Pada PT Bank Pembangunan Daerah di Kalimantan Selatan).

“Alhamdulillah berkat kerja keras dan dukungan semua pihak saya bisa menyelesaikan program doktor saya di Universitas Negeri Jakarta. Selain itu dalam kesempatan ini saya berharap desertasi yang saya angkat dalam program doktor ini ke depannya dapat memberikan manfaat bagi Bank Kalsel, khususnya dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan melalui motivasi kerja,” ungkap Komisaris Utama Bank Kalsel Ary Bastari.

Dirinya bercerita latar belakangnya untuk mengangkat Desertasi dengan judul tersebut tidak lepas dari pandangannya terhadap tingginya tingkat persaingan dalam perusahaan modern sekarang agar tetap mampu bertahan dan berkembang di era global.

Untuk bisa bertahan dan berkembang maka perusahaan modern sekarang dituntut untuk berkinerja yang tinggi. Namun perusahaan tidak akan mencapai kinerja yang tinggi tanpa didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkinerja tinggi pula.

Agar keberadaan SDM memiliki kontribusi atau peran yang maksimal dalam pencapaian visi dan misi perusahaan, dirinya melihat perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas SDM secara komprehensif dan terus menerus.

Tidak hanya melalui pengembangan pemberdayaan SDM, tetapi juga dukungan dan peran serta para pemimpin organisasi termasuk unit-unit kerjanya.

“Hasil Desertasi yang saya buat menunjukan bahwa kinerja pelayanan karyawan dipengaruhi oleh motivasi kerja. Selanjutnya motivasi kerja karyawan dipengaruhi oleh managerial coaching, komitmen organisasional, dan kepemimpinan transformasional,” tambahnya.

Dalam desertasinya tersebut ada beberapa saran yang turut dimasukkannya, utamanya untuk PT Bank Pembangunan Daerah di Kalimantan Selatan yang menjadi objek penelitian. Salah satunya Bank Kalsel selayaknya membangun “interpersonal” yang baik, artinya para pemimpin unit kerja harus mudah ditemui oleh staf.

Baca Juga :   BANK KALSEL Bantu Modal UKM Batola Gerobak Barakah

Hal ini memberi makna bahwa semua pemimpin unit kerja harus selalu siap membantu karyawan dan memiliki kebijakan “pintu terbuka”, sehingga staf bisa mudah berdialog dan membuka diri untuk mendapatkan masukan.

Kemudian Bank Kalsel selayaknya memahami hal-hal yang dapat mempengaruhi keterikatan dan kenyamanan karyawan terhadap organisasinya, seperti: Penghargaan, karyawan diberikan kesempatan yang sama untuk mengaktualisasikan diri.

Selanjutnya Bank Kalsel selayaknya melibatkan langsung pemimpin unit kerja (Cabang/Cabang Pembantu) dan melakukan penerapan Kepemimpinan Transformasional dengan memberikan contoh secara konsisten, sehingga memotivasi karyawan dalam bekerja dan sebagai upaya membangun kinerja pelayanan baik dari karyawan tersebut.

Peran Manajemen diharapkan dapat memotivasi para karyawan (stafnya) dengan membuat mereka lebih sadar mengenai pentingnya hasil-hasil pekerjaan, dengan cara memberikan upah/kompensasi yang sesuai dengan hasil kinerjanya.

“Bank Kalsel juga perlu memperhatikan kesejahteraan dan kebutuhan karyawan dan kesempatan pengembangan diri didalam organisasi secara berkesinambungan agar dapat memotivasi karyawan,” tambahnya.

Kemudian saran lainnya adalah Bank Kalsel diharapkan untuk terus mengembangkan program digitalisasi di bidang pelayanan, seperti yang telah dikembangkan dalam rangka membangun kinerja pelayanan yang terbaik sehingga akan memberikan kepuasan prima pelanggan.

“Melalui saran-saran tersebut jika bisa dijalankan dengan baik, saya meyakini Bank Kalsel akan dapat lebih berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman di era global seperti sekarang,” tegasnya.

Selama menjalani masa perkuliahan di Universitas Negeri Jakarta, Ary Bastari juga telah menyelesaikan berbagai jurnal internasional, yaitu Management Science Letters Published on volume 10, Issue 12, pp.2883-8 (2020) – ISSN. 1923-9343 (online) Scopus Q2, International Journal of Psychosocial Rehabilitation (IJPR) – Published – IJPR No.24, Issue 4, Feb 2020 Scopus Q4, International Journal of Innovation, Creativity and Change Scopus Q2 LOA : 20 Juni 2020 – Publish on September 2020 dan International Journal of Innovation, Creativity and Change Scopus Q2 LOA : 7 July 2020 – Publish on October 2020.

Selain itu Berdasarkan Disertasinya Ary Bastari juga telah menerbitkan sebuah buku dengan judul “Model Kinerja Layanan” ISBN 978-602-0736-57-0.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun
PERKUAT KOMITMEN Kesejahteraan Warga, Dinsos Balangan Luncurkan Lima Inovasi Layanan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:24

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Berita Terbaru

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

SH, Nenek 70 tahun di Kotawaringin Timur ditangkap karena diduga mengedarkan sabu-sabu. (Foto: Humas Polres Kotim)

Hukum

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:08

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pos Siaga Penanganan Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:48

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (Foto: HO-Divisi Humas Polri)

Hukum

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:37

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi (ketiga kanan) dalam prosesi pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Kejaksaan Agung RI)

Hukum

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca