APARAT DIDESAK Massa KAKI Bersikap Terhadap PT BIM dan Sejumlah Proyek di Kalsel

- Penulis

Senin, 15 Agustus 2022 - 23:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Massa KAKI (Komunitas Anti Korupsi Indonesia) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM sorot PT BIM dan sejumlah proyek di banua.

Masa diketuai H Husaini, melakukan aksinya di depan Kantor Kejaksan Tinggi (Kejati) Kalsel dan menyampaikan laporan serta bukti-bukti ke Dit Reskrimsus Polda Kalsel, Senin (14/8/2022).

Ia sebut, saat ini sesuai UU (Undang-undang)Minerba Tahun 2020 sektor pertambangan dalam tata kelola dan permasalahan IUP batubara menjadi kewenangan Kementerian ESDM di Jakarta.

“Dengan peralihan kewenangan tersebut semakin tidak terkontrol, karena sektor pengawasan,” seru Husaini dalam orasinya.

Dari laporan masyarakat di wilayah bekas Pertambangan PKP2B PT BIM denhan lokasi di wilayah Pemkab Banjar, perijinannya lokasi pertambangan dicabut pemerintah pusat, namun dugaan masih ada di Desa Gunung Ulin.

“Di Kabupaten Banjar ada beberapa titik pertambangan batubara diduga ilegal, dan kami menghendaki Kejati dan pihak Dit Reskrimsus Polda Kalsel berperan aktif dalam penyelidikan sektor pertambangan batubara ilegal tersebut,” ujarnya.

Ia katakan, memang penindakan ilegal mining adalah pihak Kepolisian.

Namun pihaknya menduga ada potensi tindak pidana korupsi dalam pengunaan IUP/pembuatan RKAB dan penentuan kuota yang dilakukan Kemeterian ESDM Jakarta.

“Iya dugaan dalam pertambangan batubara tersebut menggunakan IUP yang berada di wilayah pertambangan lain.

Artinya adanya dugaan jual-beli dokomen serta menggunakan dokomen lain.

Ini patut diduga melanggar UU Minerba Tahun 2020. Kita menghendaki Polda Kalsel dan pihak Kejati melakukan penyelidikan pertambungan batabara di wilayah bekas PKP2B PT BIM,” ujarnya lagi.

Juga memeriksa dokomen IUP dan pembuatan RKAB dan kouta yang di wilayah atau di luar konsesi, namun digunakan untuk pertambangan beberapa lokasi di bekas PT BIM, sebuah Perusahaan Daerah di Pemkab Banjar.

Baca Juga :   KPK: RUU Perampasan Aset Penting bagi Indonesia

Lainnya massa sampaikan soal proyek di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Itu pekerjaan rpeningkatan kapasitas struktur Jalan Murung Mamar-Sungai Malang Amuntai.

Disebut pelaksana CV Berkah Al-Abrar dengan biaya 2471.921.590,00 dan waktu pelaksana 180 hari kelender. ”Ini mohon ditelisik,” teriak massa di Kejati Kalsel.

Lainnya, soal pembangunan Rumah Sakit Muara Tapus Kabupaten HSU yang dari laporan masyarakat penbangunan berakibat APBD Kabupaten HSU tergerus miliar.

Pembangunan infrastruktur lain baik jalan dan lainya terkendala akibat membayar utang.

”Ini perencanaan yang berpotensi tindak pidana korupsi,” seru Husaini.

Lainnya, soal dugaan potensi korupsi dalam hal beberapa paket proyek seperti Pemeliharaan berkala Jalan Anjir Muara/Jelapat 11/Ruas no.32) sumber Pemkab Batola.

Proyek berasal dari PUPR Batola sebagai pelaksana PT Ade Putra Sentosa, yang diduga mutu aspal atau ketebalan dalam BAST/berita acara serah terima pekerjaan diduga tidak sesuai dengan di lapangan.

 

Kemudian diminta penyelidikan tentang paket proyek Jalan / DAK/ peningkatan Kapasitas struktur Mawar di Sungai Malang, yang proyek bersumber dari dana DAK pagu anggaran Rp 2 Miliar lebih dengan Kontraktor Pelaksa Alabrar dan umber proyek Dinas PUPR Pemkab Hulu Sungai Utara Tahun 2021. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji
PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca