DIBEDAH BRIN dan BPBD Balangan Potensi Pamali Ekologi Meratus Penyangga IKN

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Peneliti BRIN Koordinasi dengan BPBD Balangan, Bahas Riset “Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN Melalui Eksplorasi Pamali Ekologi (SuarIndonesia/Adv)

Tim Peneliti BRIN Koordinasi dengan BPBD Balangan, Bahas Riset “Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN Melalui Eksplorasi Pamali Ekologi (SuarIndonesia/Adv)

SuarIndonesia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan membedah potensi pamali ekologi masyarakat Dayak Meratus sebagai bagian dari riset penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (21/5/2026).

Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka pengumpulan data penelitian bertajuk “Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN melalui Eksplorasi Pamali Ekologi” yang difokuskan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Penelitian diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Balangan dan BRIN dalam pengembangan kebudayaan sekaligus memperkaya basis data kebencanaan berbasis kearifan lokal.

Peneliti BRIN, Derri Ris Riana, mengatakan, koordinasi dilakukan untuk membahas rencana penelitian terkait pamali ekologi yang masih dijaga masyarakat di wilayah Tebing Tinggi.

“Penelitian ini diharapkan, dapat memberi manfaat bagi generasi di Kabupaten Balangan, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan di wilayah Tebing Tinggi.

Mudah-mudahan riset ini menjadi pengalaman berharga dan bisa menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan pengurangan kerentanan bencana di masa depan,” ujarnya.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyambut, positif penelitian tersebut karena dinilai relevan dengan upaya pelestarian budaya lokal dan mitigasi bencana.

“Kami menyambut baik kunjungan BRIN ke BPBD Balangan. Penelitian ini mengangkat kearifan lokal masyarakat Tebing Tinggi.

Semoga menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan sehingga hasil penelitian dapat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” katanya.

BPBD Balangan berharap kolaborasi dengan BRIN dapat memperkuat strategi pengurangan risiko bencana melalui pendekatan budaya dan ekologi lokal, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan penyangga IKN.(ADV/MH)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru