AJARKAN Siswa SMK Kembangkan Kemiri Sunan untuk EBT

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK di Samboja, Kalimantan Timur dididik majukan implementasi pendidikan berbasis agribisnis. (ANTARA/A Rifandi)

SMK di Samboja, Kalimantan Timur dididik majukan implementasi pendidikan berbasis agribisnis. (ANTARA/A Rifandi)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) mengajarkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengembangkan kemiri sunan sebagai sumber hulu Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Misalkan kami di bidang SMK itu telah menginisiasi menanam kemiri sunan, di mana minyaknya itu sebagai bahan baku biodiesel,” kata Kabid Pembinaan SMK Diskdikbud Kaltim Surasa di Samarinda, Senin (27/10/2025).

Surasa menjelaskan SMK memiliki peran komprehensif dari hulu sampai hilir dalam isu transisi energi. Penanaman kemiri sunan ini menjadi salah satu opsi konkret EBT yang diinisiasi dari dunia pendidikan. Namun, ia menegaskan proses hilirisasi hingga menjadi biodiesel memerlukan kolaborasi lintas sektor.

“Tentu sampai dengan hilirisasi ke biodiesel, diperlukan stakeholder pendidikan, bukan hanya Dinas Pendidikan, tapi para pihak termasuk pelaku industri,” ujarnya.

Kolaborasi ini penting agar langkah Diskdikbud Kaltim dapat dilanjutkan bersama para pemangku kepentingan. Ia menyebut upaya bersama ini adalah menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi berkesinambungan.

“Salah satunya ya melalui biodiesel yang bersumber dari kemiri sunan,” tambah Surasa lagi.

Lebih jauh, ia memaparkan manfaat hulu penanaman pohon bukan hanya pada buahnya, tetapi juga kontribusinya terhadap perbaikan iklim.

Surasa mencontohkan, pohon yang telah berumur memiliki nilai ekonomi dari kemampuannya menghasilkan oksigen. “Itu kan juga bagian dari kita warga masyarakat menjaga transisi energi,” kata Surasa, dilansir dari AntaraNews.

Langkah ini selaras dengan kebijakan Pemprov Kaltim yang telah lama menggalakkan program penghijauan. Sementara itu, pada sisi hilir penyiapan sumber daya manusia, Surasa mengakui tantangan minimnya klasifikasi jabatan pekerjaan hijau (green jobs).

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Untuk mengatasi kesenjangan adaptasi kurikulum dengan kebutuhan industri yang cepat berubah, SMK Kaltim kini fokus menyiapkan “mikro kredensial” bagi siswa.

“Mikro kredensial itu kita mengharapkan anak-anak bisa memiliki keterampilan fokus kepada sub bidang usaha tertentu,” jelasnya.

Konsep ini memungkinkan siswa menguasai satu unit kompetensi secara mendalam, seperti spesialisasi baterai pada industri motor listrik.

“Langkah ini kami yakini mampu menjembatani kebutuhan industri hijau yang dinamis dengan lulusan vokasi yang kompeten,” demikian Surasa. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
BATALION Armed 22/Kesumawira Dikukuhkan
OPTIMALKAN Posko Siaga untuk Antisipasi Karhutla
OKNUM Kasat Polresta Samarinda Diduga ‘Hamili’ Warga, Ditangani Propam Polda Kaltim
WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot
OIKN: 67 Investor Swasta Sudah Berinvestasi Rp74,54 Triliun
MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10

KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:10

AKSES Mantuil-Banjar Terputus, Polisi Siapkan Perahu Gratis untuk Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:51

KARHUTLA Kalimantan “Alarm Keras” Jangan Hanya Padamkan Api, Periksa Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:36

POLDA KALSEL Uji Coba Cairan Pemadam Berbahan Minyak Nabati

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:28

WARGA Bandarmasih Dikagetkan Kobaran Api

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:51

KEJAGUNG Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus 338 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:43

NIKMATI Suasana Malam di Kawasan Taman Kamboja Berujung Keributan dan Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Tumbang Nusa Terus Dilakukan

Senin, 31 Agu 2026 - 20:18

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan sejauh 2 kilometer dari Pelabuhan Gyirong, beberapa hari setelah peristiwa tanah longsor pada 26 Agustus yang menghancurkan pelabuhan tersebut, di Kabupaten Gyirong, wilayah Tibet di Tiongkok bagian barat, Sabtu (29/8/2026). (Foto: AFP)

Internasional

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Senin, 31 Agu 2026 - 19:55

Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti sidang pleno voting opsi mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026) dini hari. (Foto: Antara/Syaiful Arif)

Nasional

GUS KIKIN Ketua Umum PBNU 2026-2031

Senin, 31 Agu 2026 - 19:43


Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). (Foto: Antara Kalteng/Auliya Rahman)

Headline

HOTSPOT Karhutla Meningkat di Tiga Provinsi Kalimantan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca