SuarIndonesia — Sebanyak 41 adegan diperagakan saat rekonstruksi penganiayaan maut yang dilakukan anak anggota DPR RI Gregorius Ronald Tannur (31) terhadap korban perempuan berinisial DSA. Rekonstruksi dilakukan di salah satu tempat kejadian perkara (TKP) Blackhole KTV, Lenmarc Mall, Surabaya, Selasa (10/10/2023).
Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan mengatakan rekonstruksi hari ini dilakukan untuk mengungkap kejadian apa saja yang dilakukan tersangka Selasa (3/10/2023) dan Rabu (4/10/2023).
“Hingga tadi sampai korban diangkat ke dalam mobil ada 41 [adegan] kegiatan,” kata Teguh usai rekonstruksi.
Reka adegan dimulai saat Ronald dan DSA tiba di Blackhole, berlanjut saat pemukulan dengan botol minuman keras, kemudian melindas korban dengan mobil, hingga memasukkan tubuh korban ke bagasi belakang mobil.
“Kami temukan banyak fakta baru pada saat di Blackhole maupun pada saat yang bersangkutan mengendarai mobil hingga terlindas oleh mobil tersangka,” kata Teguh ditemui usai rekonstruksi di Lenmarc Mall.
Teguh mengatakan fakta-fakta baru tersebut belum bisa diungkapkan ke publik. Hal itu lantaran polisi bakal kembali melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Nanti, setelah rekonstruksi selesai kami akan melakukan gelar perkara lagi, nah nanti akan dijelaskan pimpinan,” ucapnya.
Dalam rekonstruksi ini polisi juga mengundang pengacara tersangka serta kuasa hukum pihak korban.
“Tidak ada yang kami tutupi dalam rekonstruksi ini karena kami betul-betul untuk mencari fakta-fakta yang sesuai kejadian yang dialami oleh tersangka dan didukung alat bukti lain dan petunjuk CCTV yang ada di tempat kejadian,” ujar dia.
Meski demikian, jurnalis tak boleh mendekat ke lokasi. Area rekonstruksi dikelilingi garis polisi yang jaraknya sejauh 50 meter. Sejumlah petugas bersenjata lengkap juga berjaga.
Usai di Blackhole KTV dan basemen Lenmarc Mall, polisi melanjutkan rekonstruksi ini ke TKP lain, yakni di apartemen tersangka dan National Hospital Surabaya.

Sempat Menangis Saat Rekonstruksi
Gregorius Ronald Tannur (31) tersangka penganiayaan maut perempuan berinisial DSA (29) terlihat menangis saat menjalani rekonstruksi.
Hal itu terjadi usai adegan Ronald melindas DSA di salah satu tempat kejadian perkara (TKP) Blackhole KTV, Lenmarc Mall, Surabaya, Selasa (10/10/2023).
Dilaporkan CNNIndonesia, usai melindas DSA, anak anggota DPR RI fraksi PKB Edward Tannur itu kemudian memperagakan adegan menelepon seseorang melalui ponselnya. Dia kemudian merekam korban yang sudah tergeletak. Di sana, Ronald terlihat beberapa kali mengangkat kacamata dan mengusap matanya.
Usai rekonstruksi, Ronald juga terlihat kembali menangis saat akan dibawa penyidik ke mobil polisi. Ia tampak terisak sambil beberapa kali mengusap matanya.
Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Teguh Setiawan mengatakan rekonstruksi ini adalah upaya polisi untuk membuktikan perbuatan tersangka.
Dalam rekonstruksi hari ini pihak kepolisian juga mendatangkan kuasa hukum dari tersangka maupun korban. Tujuannya agar proses rekonstruksi bisa dinilai transparan.
“Jadi tidak ada yang kami tutupi. Karena kami betul-betul untuk mencari fakta-fakta sesuai kejadian yang dialami oleh tersangka dan didukung alat bukti lain dan petunjuk dari CCTV yang ada di tempat kejadian,” kata Teguh.
Sementara itu pengacara korban M Nailul Amani menilai rekonstruksi yang dilakukan kepolisian hari ini sudah rinci sesuai dengan kronologi yang ia dapatkan.
Seperti adegan Ronald memukul korban di dalam lift sebanyak dua kali, hingga adegan tersangka melindas sebagian tubuh korban dengan mobilnya.
“Kalau hasil kami masih menunggu, saya mengikuti dari awal rekonstruksi di sini itu sudah sesuai dengan apa yang kami terima dan rinci,” kata Nailul. (*/UT)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















