29 WNA China Diamankan Sementara

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para WNA China yang ditahan sementara pihak Imigrasi Ketapang. (Foto: Dok Imigrasi Ketapang)

Para WNA China yang ditahan sementara pihak Imigrasi Ketapang. (Foto: Dok Imigrasi Ketapang)

SuarIndonesia — Kantor Imigrasi Kelas II Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ketapang mengamankan sementara 29 orang warga negara asing asal China terkait terjadinya kegaduhan di kawasan PT Sultan Rafli Mandiri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Minggu (14/12/2025) lalu.

“Jumlah WNA yang diamankan berpotensi bertambah menjadi 34 orang,” kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Ketapang Ida Bagus Putu Widia Kusuma di Ketapang, Jumat (19/12/2025).

Ida Bagus mengatakan saat ini seluruh WNA itu telah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang pasti, WNA-nya saat ini sudah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang dan sementara jumlahnya ada 29 orang. Mungkin akan bertambah karena total yang diduga terlibat sebenarnya ada 34 orang, namun lima orang lainnya tidak berada di lokasi saat proses pengamanan dilakukan,” tuturnya.

Ia menjelaskan dari total 29 WNA yang telah diamankan, sebanyak 26 orang ditemukan di lokasi kejadian, sementara tiga orang lainnya diamankan dari sebuah penginapan di Kecamatan Tumbang Titi.

Saat ini, lanjut Ida Bagus, pihak Imigrasi sedang melakukan verifikasi dan pemeriksaan lanjutan terhadap dokumen keimigrasian serta aktivitas para WNA tersebut.

“Kami sedang melakukan pemeriksaan terkait keberadaan dan kegiatan WNA tersebut, apakah telah sesuai dengan izin tinggal yang dimiliki. Verifikasi dan klarifikasi juga akan dilakukan kepada pihak sponsor yang mendatangkan para WNA, dengan pendampingan dari Direktorat Jenderal Imigrasi,” kata Ida, melansir dari AntaraNews.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman menyatakan pihaknya telah menurunkan tim ke Ketapang dan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi setempat sejak terjadinya peristiwa tersebut.

Baca Juga :   121 HAKIM Direkomendasikan Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026

“Pengamanan dilakukan dengan melibatkan unsur TNI dan Polri. Unsur yang bergabung antara lain Dandim, Kapolres, jajaran Polsek, Mabes TNI, serta Kodam,” kata Yuldi di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan.

Ia menegaskan pengamanan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Imigrasi, TNI, dan Polri guna menjaga situasi tetap kondusif.

Yuldi memastikan bahwa para WNA asal China yang diamankan tidak dikenakan tindakan pendetensian atau penahanan, melainkan hanya dititipkan sementara di Kantor Imigrasi Ketapang selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, 29 WNA China tersebut berstatus sebagai pemegang izin tinggal terbatas atau KITAS,” katanya.

Pihak Imigrasi menegaskan akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila ditemukan pelanggaran keimigrasian. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca