Hari Ini, Penentuan Penetapan Geopark Meratus

- Penulis

Jumat, 30 November 2018 - 00:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Rencana pengembangan Pegunungan Meratus menjadi geopark atau taman bumi semakin mendekati kenyataan.

Setelah membuat usulan beberapa saat lalu, untuk ditetapkan jadi geopark nasional tinggal menunggu penetapan dari Kementerian Koordinator Bidang Maritim.

Segala persyaratan dan prosedur sudah ditempuh Pemprov Kalsel. Karena itu, untuk jadi geopark nasional menunggu pengumuman pada Jumat ini tanggal 30 November.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kalsel, Nurul fajar Desira menyebut pengembangan geopark yang mengarah ke pariwisata sejalan dengan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Kalsel, yakni mengurangi ketergantungan perekonomian batubara dan hasil bumi lainnya.

Ia menambahkan, jika nanti sudah tertata dan sudah menasional maka bisa ditingkatkan menjadi Geopark Internastional.

“Untuk anggaran tetap diprogramkan, termasuk di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral d(DESDM). Tapi nanti dinas lain bisa membantunya dan disinergikan,” kata dia.

Geopark harus bisa dijadikan geodiversity atau mempunyai berbagai jenis batuan yang indah dan jumlahnya 60 persen dari total keseluruhan geopark.

Kemudian bisa dijadikan kajian ilmiah yang memiliki nilai keragaman hayati atau biodiversity yang memiliki berbagai macam flora dan fauna.

Dan terakhir harus bisa dijadikan culturediversity. Jadi untuk Biodibersity dan culturdiversity harus 20 persen 20 persen sehingga penilaiannya 40 persen.

Paling tidak jika ingin lolos, 60 persennya adalah keanekaragaman bebatuan geodiversity. Dan tiga syarat itu sudah dipenuhi semua oleh Tim Geopark Kalsel.
“Nah makanya nanti pasti melibatkan banyak SKPD. Misal menangani flora fauna Dinas Kehutanan, membina kelompok sadar wisata dinas pariwisata. Nanti pengelolaan geopark melibatkan banyak sektor,” bebernya.

Geopark Pegunungan Meratus terdiri dari 36 geosite yang tersebar di 10 kabupaten/kota..

Beberapa di antara geosite itu adalah Tahura Sultan Adam, Goa Batu Hapu, Bukit Kayangan, dan Air Panas Batu Mandi.

Baca Juga :   FOKUS UTAMA Peningkatan Pajak dan Pelayanan Publik. Ini Target Komisi II DPRD Kalsel

Total luasan Geopark Pegunungan Meratus 328,034 meter kali 9,691,948 meter.

Kepala Dinas ESDM kalsel, Isharwanto menjelaskan jika Kalsel sudah mempunyai geopark maka akan menambah khasanan destinasi wisata yang diakui Indonesia.

“Keuntungannya banyak dan itu bahkan bisa diakui di dunia melalui Unesco. Kalau ini dimasukkan maka tentu akan mudah mengembangkan konsep wisata dan juga melestarikan alam Kalsel agar tidak ditambang semua,” kata Isharwanto.

Di sisi lain, Dosen Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta, yang juga konsultan pembangunan Geopark Kalsel, Jatmika Setiawan, menjelaskan, semua persyaratan menjadi calon geopark nasional sudah dipenuhi.

“Ya kita berharap, termasuk warga Kalsel menunggu keputusan Geopark Pegunungan Meratus tersebut bisa menjadi Geopark Nasional,” kata dia.

i
Terkait potensi Geopark Kalsel, Jatmiko menjelaskan bahwa begitu besar. Sebab jika mencontoh Geosite di gunung Sewu saja awalnya, di posisi 2014 hanya ratusan juta.

Namun setelah setelah menjadi geopark nasional sudah menghasilkan miliaran rupiah pertahun.

“Uang yang masuk nantinya kan untuk masyarakat, Geopark untuk memelihara bumi dan menyejahterakan masyarakat, titik geosite jadi cagar alam tidak diapa-apakan yang akan diwariskan untuk anak cucu,” ujarnya.

Bukan hanya itu, yang menjadi tonjolan dari Geopark Kalsel ini juga adalah adanya Ofiolit atau batuan dasar Samudra tertua di Indonesia dan bisa jadi dunia.

“Ini juga ada Banua, kekhasan Meratus, di depan Meratus ternyata ada lempeng kerak samudera. Ini juga bisa dijual potensinya kepada wisatawan,” tambah Ketua pusat studi mineral dan energi, UPN Veteran Jogyakarta, Ir Joko Soesilo yang juga masuk dalam tim Geopark Kalsel. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 20:13

MENKEU PURBAYA: Tahun ini tak Ada Pembelian Motor Listrik bagi SPPG

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (KemenPANRB)

Nasional

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 Apr 2026 - 22:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca