217,72 Gram Sabu dan 15 Tersangka Diamankan

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Kobar saat melaksanakan pers release dan pemusnahan barang bukti narkotika di aula Satya prabu polres kobar, Rabu (14/5/2025) (Foto: ANTARA/Safitri RA)

Polres Kobar saat melaksanakan pers release dan pemusnahan barang bukti narkotika di aula Satya prabu polres kobar, Rabu (14/5/2025) (Foto: ANTARA/Safitri RA)

SuarIndonesia — Polres Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah berhasil mengamankan sebanyak lima belas tersangka Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu di wilayah setempat.

“Kelima belas tersangka tersebut diantaranya sepuluh orang laki-laki dan lima orang perempuan,” kata Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Prio Santosa di Pangkalan Bun, Kamis (15/5/2025).

Dia mengatakan, diamankan para tersangka itu merupakan hasil dari pengungkapan kasus narkotika dari Maret hingga Mei 2025, dengan jumlah sebanyak 13 laporan.

Theodorus mengungkapkan, para tersangka mendapatkan narkotika tersebut dari luar wilayah hukum Polres Kobar, diantaranya di wilayah Pontianak (Kalimantan Barat), Semarang (Jawa Tengah) dan Surabaya (Jawa Timur).

“Barang haram tersebut kemudian di jual atau di edarkan secara eceran dengan harga yang bervariasi, mulai dari harga Rp100 ribu hingga Rp1 satu juta per paket nya,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari para tersangka, serta telah di tetapkan sebagai barang bukti oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kobar berupa Narkotika jenis sabu dengan berat kotor sebanyak 217,72 gram.

Baca Juga :   KABUT ASAP MEMBURUK, Siswa PAUD-SD Palangka Raya Diimbau Belajar di Rumah

Hal tersebut disampaikan nya saat dirinya memimpin secara langsung pelaksanaan Press release serta pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkotika.

“Untuk barang bukti yang dilakukan pemusnahan sebanyak 177,63 gram, sementara untuk yang 40,09 gram nya digunakan untuk barang bukti sidang dan uji laboratorium,” kata Theodorus, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Para tersangka dikenakan pasal 114 atau pasal 112 Undang-undang Narkotika No.35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun penjara serta paling lambat dua puluh tahun dan bahkan hukuman mati. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40