Suarindonesia -Sebanyak 21 pelamar pejabat tinggi pratama eselon II setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti tes tertulis di Aula Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, Kamis (04/04/2019) mulai pukul 08.30 WITA.
Kepala Bidang Pengadaan, Kepangkatan dan Mutasi, Pauzan MSI mengatakan awalnya ada 22 pelamar yang mendaftar pada tiga jabatan yang dilelang. Namun satu peserta gugur pada saat seleksi administrasi, hingga mengikuti tes tertulis hari ini terdapat 21 orang yang mengikuti terdiri dari 11 orang pelamar kepala Dinas Sosial, 6 orang pelamar kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan 4 orang pelamar kepala Dinas Kesehatan.
“Sebanyak 21 pelamar lelang jabatan tiga kepala dinas lingkup pemko Banjarmasin ini diberi waktu 30 menit per sesi untuk menjawab soal pada tes tertulis hari ini yang menyediakan 5 sesi secara keseluruhan,” ucapnya kepada wartawan 4/4).

Kemudian Pauzan menyebutkan 5 sesi pada tes tertulis tersebut meliputi tes kepemimpinan, tes materi managemen, kemudian tes materi integritas selanjutnya tes materi wawasan kebangsaan dan yang kelima tes materi pengetahuan umum dengan durasi waktu 2,5 jam menyelesaikan ke-5 materi.
“Alhamdulillah hari ini berjalan dengan lancar. Selanjutnya para peserta ini akan melewati tahap assesment yang kita jadwalkan pada tanggal 11 April nanti, semoga tidak ada halangan sehingga tidak ada perubahan jadwal,” ungkapnya.

Kemudian Salah seorang peserta terjauh dari Kabupaten Kotabaru, Thaufik Rifani mengatakan seleksi berjalan dengan fair dan ia menyebutkan ingin mengembangkan karir serta menghadapi tantangan yang berbeda dari posisi sebelumnya di Dinas Pemuda dan ahraga Kabupaten Kotabaru.
Kemudian peserta lainnya berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Abu Hanafie berkeinginan mengimplimentasikan pengetahuan pengetahuan yang ia dapatkan selama lebih 30 tahun bergelut di bidang kesehatan sebelum akhirnya ia berada di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kita kan di Dinas Kesehatan provinsi selama 6 tahun, kemudian puskesmas juga 6 tahun, RS UD Ansari Saleh 17 tahun, dan RSUD Ulin 2 tahun, kemudian yang lainnya hingga lebih dari 30 tahun saya berada di bidang kesehatan ini. Jadi kita ingin mengabdikan dan menuangkan ilmu serta pengalaman di Dinkes ini,” katanya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















