Suarindonesia – Menyusul terjadinya kebakaran hutan yang melanda beberapa kawasan di Kalimantan Selatan dan sekitarnya menyebabkan dampak yang cukup berbahaya bagi warga Kota Banjarmasin. Saputan berupa kabut asap yang belakangan ini setiap pagi mulai pekat beberapa hari ini sebagai buktinya.
Salah satu upaya pencegahan terjadinya infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, membagi-bagikan masker bagi warga Kota Banjarmasin melalui beberapa sudut jalan di Kota Banjarmasin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr H Machli Riyadi kepada awak media, di Kota Banjarmasin, Kamis (05/09/2019) mengatakan, pembagian masker yang akan dilakukan mulai Jumat ini salah satu usaha untuk mencegah terjadinya ISPA bagi warga Kota Banjarmasin.
“Besok pagi kami akan membagikan 10.000 masker untuk warga Kota Banjarmasin” ucapnya Kamis, (5/9/19).
Malah, ujar Mahli, pembagian masker terbagi menjadi tiga titik jalan yang menjadi pusat lalu lintas warga Kota Banjarmasin baik yang masuk ke dalam Kota maupun keluar Kota.
“Pembagian masker ada tiga titik, Simpang Tiga lampu merah Pal Enam, Simpang Empat bundaran Jalan Lambung Mangkurat (Kantor Pos), dan Bundaran Mesjid Hasanuddin Madjedi,” jelasnya.
Ia juga memaparkan sampai dengan hari ini tidak ada keluhan penyakit ISPA dari warga Kota Banjarmasin dari data Puskesmas yang telah dikumpulkan.
Sementara itu pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai logistik obat untuk mengatasi terjadinya lonjakan pasien penyakit ISPA.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar menjaga daya tahan tubuh, perbanyak minum air putih dan asupan gizi yang cukup,” demikian Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr H Machli Riyadi.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















