Widia, Pendemo yang Digigit Anjing K9 Berangsur Sembuh

- Penulis

Sabtu, 15 September 2018 - 18:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto: Widia, Mahasiswi UIN yang sempat digigit Anjing Kepolisian saat Demo

Suarindonesia – Seorang mahasiswi UIN Antasari Banjarmasin, Widia Qasidah yang digigit K9 (Anjing Pelacak) saat mengikuti aksi demontrasi di DPRD Kalsel pada Jumat kemarin sudah berhasil disembuhkan, Sabtu (15/9/2018).

Rekan korban sekaligus koordinator aksi, Rizki Ade Saputra mengatakan bahwa yang bersangkutan sudah sembuh dari gigitan K9 (Anjing Pelacak). Akan tetapi menurutnya, Widia tidak bisa mengikuti aksi kali ini (demo hari ini, red) lantaran masih dalam tahap penyembuhan.

“Sayangnya ia tak bisa ikut pada aksi ini, karena masih di rumahnya,” jelasnya.

Ade sangat menyayangkan akan adanya K9 (Anjing Pelacak) dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Menurutnya, K9 digunakan untuk melacak kasus terorisme. “Biasa untuk kasus terorisme,” cetus Ade.

Sementara itu, Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Nasri mengatakan, K9 dihadirkan karena pihaknya takut aksi tersebut ditumpangi oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab. “Apalagi situasi saat ini sudah lain,” ucapnya saat mendampingi Kapolresta Banjarmasin. Sebelumnya, Widia Wasisa terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Kalsel lantaran digigit oleh K9 (Anjing pelacak) Jumat (14/9).

Mahasiswi semester lima Fakultas Syariah UIN Antasari ini, mengalami sejumlah luka saat diamankan polisi. Termasuk luka akibat gigitan K9 (Anjing Pelacak) petugas kepolisian.

Menurut Widia, ia digigit anjing di paha kiri. Selain itu akibat sempat meronta coba melepaskan diri dari gigitan anjing, ia beberapa kali terjatuh sehingga menyebabkan luka di kakinya.

Baca Juga :   KASUS "3C", Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka

“Setelah itu ada yang membawa saya ke pos satpam di kantor dewan. Terus saya minta dibawa ke rumah sakit. Oleh polisi, saya dibawa ke RS Bhayangkara,” beber Widia.

Meski hanya luka ringan, namun dokter menyuntiknya dengan obat anti rabies. “Untuk anti rabies ini perlu lima kali disuntik. Ini kan baru satu, jadi saya harus empat kali lagi kembali untuk disuntik anti rabies,” kata Widia ditemui di ruang tunggu depan IGD RS Bhayangkara.

Menurut Widia, ia tidak ingat persis bagaimana anjing kepolisian itu bisa menggigitnya. Karena saat polisi mengamankan massa, situasinya sangat kacau. Aksi polisi itu, kata Widia, terjadi di halaman kantor dewan, saat massa ingin membubarkan diri.

“Waktu itu cuma satu orang yang menemui kami. Jadi kami membubarkan diri dan berencana kembali lagi setelah Sholat Jumat. Ternyata saat di halaman, polisi menangkapi kami,” tandas Widia. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda
TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:28

KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:27

PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ

Rabu, 30 September 2026 - 20:18

361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca