SuarIndonesia -Waspada ada oknum-oknum yang mengatasnamakan KAKI (Komunitas Anti Korupsi Indonesia) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM dengan modus menakut-nakuti ke sejumlah pejabat dan kontraktor.
Tentunya dari informasi diperoleh, Jumat (12/8/2022) sudah ada oknum berupaya menakut-nakuti dan sduah tentu ada ujung-ujungnya.
Itu, dengan seolah memberikatahukan kalau KAKI Kalsel, setelah melakukan aksi pada instasi berwenang akan melakukan hal serupa ke pihak yang dipermasalahkan.
Persoalan ini jelas pada akhirnya akan merusak citra KAKI Kalsel sendiri, yang selama ini aksinya tak hanya wilayah Kalsel.
Namun juga hingga melakukan serupa di KPK, Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan sejumlah Departemen Kementerian serta BUMN di Jakarta.
Bahkan dari informasi sudah ada pejabat yang mendapat telpon si oknum yang mengatasnakaman KAKI Kalsel.
Sementara Ketua KAKI Kalsel, A Husani, ketika dihubungi tak membantah adanya persoalan tersebut
“Iya banyak laporan dari pejabat ,yag memampatkan kami dalam setiap kali aksi unjuk rasa.
Kami mengharapkan kepada pihak-pihak terkait, baik kepada pejabat, PPK atau kontraktor agat mencek dan klarifikasi kepada kami langsung, khususnya KAKI Kalsel,” ujarnya.
Dikatakan, karena banyaknya yang setiap kali meyuarakan pendapat, ada yang memakai atas nama KAKI Kalel.
Bahkan ada nomor yang tersimpam dalam ponsel pejabat tertera “Husai Kaki Kalsel”, yang padahal itu disebut Husani, bukan nomor ponsel miliknya.
“Kami memohon kepada pejabat atau pihak terkait jangan mempercayai karena itu untuk kepentingan pribadi, yang memamfaatkan dari kegiatan aksi yang kami lakukan.
Sekali lagi atas nama KAKI Kalsel mengharapkan kepada pihak /pihak terkait lebih berhati-hati bila ada yang memampatkan kami,” tambahnya.
Ditanya apa persoalan ini akan dilaporkan kepada pihak berwajib, karena sama dengan modus penipuan atau semacam pemerasan ?.
Husaini mengatakan, bisa saja nanti pihaknya laporankan, dan saat ini akan dilihat dulu situasinya.
“Sebenarnya siapapun boleh menyampaikan pendapat, namun jangan sampai memampatkan kegiatan orang lain yang tujuan untuk kepantingan pribadi,” tutupnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















