SuarIndonesia – Para warga dan pedagangm berperahu di Sungai Martapura, “serbu” kapal Patroli Satpolairud Banjarmasin, Kamis (22/6/2023).
Rata-reta warga yang tinggal persisir Sungai Martapura, Kelurahan Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan. ini ingin mendapatkan pembagian
Sembako dibagikan memperingati Bulan Bakti Polisi Republik Indonesia (Polri) dan ratusan Sembako, ditebar , yang maka terselenggara di Mako Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin.
Dihadiri Kapolresta Banjarmasin, Kombes Polisi Sabana Atmodjo Martosumito bersama sang istri, para Kapolsekta, Kasat, yang turut langsung membagikan 400 sembako kepada masyarakat .
Kapolresta Banjarmasin, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk apresiasi pihaknya kepada masyarakat di perairan.
“Alhamdulillah bisa kita lihat sendiri antusiasme masyarakat. Mereka berbondong-bondong menerima bantuan meskipun berada di tengah sungai menggunakan jukung,” ujar Kapolres seusai melaksanakan bakti sosial.
Ia berharap, bantuan sosial berupa sembako tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini juga berkaitan dengan Hari ke 77 Bhayangkara pada 1 Juli nanti, ada 400 sembako kita bagikan secara bertahap, karena muatan kapal yang penuh. 200 dulu, kemudian 200 nya menyusul,.
Selain bantuan sosial, pihaknya juga menggelar kegiatan sunatan massal, donor darah, baksos ke panti asuhan dan yatim piatu,’ ucapnya.
“Ada juga kegiatan olahraga seperti kontes binaraga, turnamen basket yang diikuti seluruh SMA atau SMK di Banjarmasin, dan klub se-Kalsel,” tutur Sabana.
“Selain itu juga, menggelar lomba dai cilik, dengan kegiatan-kegiatan tersebut, pihaknya berusaha dapat sebaik mungkin dengan masyarakat.
Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa terpatri di masyarakat, bahwa polisi itu adalah masyarakat, dan masyarakat adalah polisi. Ini mindset yang ingin kita bangun,” pungkasnya.
Salah satu pengguna jasa Sungai Meli warga Tanjung Pandan Banjarmasin Selatan, ucap alhamdulilah mendapatkan sebako.
“Cukup untuk kebutuhan sehari-hari, selama ini kalau ingin kebutuhan kita sekeluarga harus menyeberang dulu menggunakan kelotok (perahu bermesin) maupun jukung (perahu),” ucapnya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















