Ramai-ramai “Pencok Uyah Wadi” Eratkan Keluarga Disela Silaturahmi Idul Fitri di Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 5 Juni 2019 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia –Bersilaturahmi, saling memaafkan dan menimati aneka makanan, termasuk khas Kalimantan Selatan (Kalsel), sering dilakukan warga banua ini.

Bahkan ada pula pada hari kemenangan atau Hari Raya Idul Fitri, yang suguhkan makanan khas daerah baik itu Katupat Batumis, Katupat Kandangaan, Lontong, Soto Banjar dan lainnya.

Itu, selain menu opor ayam, bistik maupun kareh kambing serta aneka lainnya.

Namun wao, ada yang lebih manarik, dimana keluarga ketika berkumpul, Rabu (5/6), malah ramai-ramai bikin serta nikmati “pencok uyah wadi” atau rujak aneka buah dan mencicipinya itu dengan mencolekkan buah ke garam khas banua enam ini.

“Iya jadi rame, masing-masing keluarga jadi ikutan mencicipi,” ungkap Rina, ketika bertandang ke rumah dinas Sekdaprov Kalsel di kawasan Jalan A Yani Km 5 Banjarmasin.

Bahkan Putri R, Dewi, Acil Hana dan Nadia, yang ketika ada diantara keluarganya itu bikin “pencok uyah wadi” jadi ngiler dan langsung pengen ikutan nimbrung kelilingi menu yang telah disediakan.

Hal seperti itu jarang terjadi. Namun setidaknya dengan bikin acara seperti itu di tengah kemeriahan, menambah eratnya persaudaran.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Sisi lain, inilah kebersamaan salah satu ciri khas warga Kalsel, “Pencok Uyah Wadi” sendiri, selama ini khas “tatuha” (orang dulu,red) di banua anam Kalsel.

Namun hampir pudar dengan hadirnya pencok atau rujak pakai petis plus gula merah. Dan khas banua ini  perlu tetap dilestarikan

Bahkan sering pula diketahui adanya “Wadi Samu”, juga makanan khas Kalsel. Selain Pakasam, Manday, yang merupakan makanan enak sekaligus ekstrim dari daerah ini.

Mungkin kita pernah membaca artikel tentang makan-makan ekstrim dari luar negeri.

Di sini (Kalsel,red) tenyata ada juga makanan ekstrim Indonesia dari Kalsel khsusunya.  (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca