SuarIndonesia – Warga kompak melawan peredaran, dan Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, resmi ditetapkan sebagai Kampung Bebas Dari Narkoba (KBDN) oleh Polresta Banjarmasin dalam sebuah deklarasi Selasa (16/6/2026).
Penetapan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Satres Narkoba Polresta Banjarmasin, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan warga.
Deklarasi KBDN disambut antusias pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat.
Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan kondusif, sekaligus menjadi benteng perlindungan bagi generasi muda dari ancaman narkoba.
Lurah Telawang, Rabiul Awalin, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya sebagai salah satu Kampung Bebas Dari Narkoba di Kota Banjarmasin.
“Ini merupakan langkah positif dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di tengah masyarakat.
Kami merasa bangga dipercaya menjadi bagian dari program ini,” ujarnya.
Menurut Rabiul, program KBDN menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan angka peredaran narkotika, baik di Kelurahan Telawang maupun secara luas di Kota Banjarmasin.
Tak hanya itu, Kelurahan Telawang juga akan mewakili penilaian KBDN tingkat Polda Kalimantan Selatan.
Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pembentukan dan penyediaan posko hingga pelaksanaan sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat.
“Posko sudah kami siapkan dan edukasi kepada warga terus dilakukan. Kami juga melibatkan pemuda karang taruna serta masyarakat dalam menjalankan program ini,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RW 03 Telawang, Iswanto, menyambut baik kehadiran Posko KBDN yang dinilai mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan peredaran narkotika di lingkungan permukiman.
“Kami tidak ingin anak-anak dan generasi penerus terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Kehadiran posko ini membuat warga merasa lebih terlindungi,” katanya.
Posko KBDN Telawang dilengkapi berbagai layanan, mulai dari bidang pencegahan, penindakan, layanan kesehatan, hingga rehabilitasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat informasi, pengaduan serta pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan terkait narkotika.
Dengan hadirnya Kampung Bebas Dari Narkoba dan posko yang aktif melibatkan seluruh elemen masyarakat, warga Telawang optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba demi masa depan generasi muda yang lebih baik.(*/YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















